AccelerateMyEdu
Kurikulum Nasional · TKA SMA 2026

Latihan TKA Kimia SMA 2026 — Paket 2

25 soal dalam 60 menit, disusun mengikuti kerangka asesmen TKA Kimia dari Pusmendik: kimia dasar, kimia organik, kimia analitik dan kimia fisik, tiga level kognitif, dan tiga bentuk soal. Kerjakan langsung di halaman ini seperti ujian berbasis komputer, lalu tekan Periksa Jawaban untuk melihat skor dan pembahasan setiap soal.

Gratis untuk semua — silakan bagikan kepada siapa pun yang sedang bersiap menghadapi TKA.

Petunjuk pengerjaan.

Tentang paket ini. Soal-soal ini disusun sendiri oleh tim AccelerateMyEdu berdasarkan kerangka asesmen TKA Kimia (muatan, kompetensi dan matriks asesmen) serta pola soal TKA Kimia 2025. Ini bukan soal resmi dan tidak berafiliasi dengan Kemendikdasmen. Setiap soal mencantumkan hierarki indikatornya (elemen, subelemen, kompetensi dan indikator) agar kamu tahu kompetensi mana yang sedang dilatih.

Kimia Dasar6 soal · nomor 1–6Kimia Organik3 soal · nomor 7–9Kimia Analitik10 soal · nomor 10–19Kimia Fisik6 soal · nomor 20–25
⏱ 60:00 Terjawab 0/25
Soal 1Pilihan GandaLevel 1 · Pemahaman
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Dasar
Subelemen
Struktur Atom dan Sistem Periodik
Kompetensi
Menganalisis struktur atom dan hubungannya dengan letak unsur dalam sistem periodik.
Indikator
Menentukan letak unsur transisi dalam sistem periodik dari jumlah proton dan konfigurasi elektronnya.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Atom unsur X memiliki nomor massa 56 dan jumlah neutron 30.

Letak unsur X dalam sistem periodik adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A

Nomor atom = 56 − 30 = 26.

\[ _{26}\mathrm{X}: [\mathrm{Ar}]\ 4s^2\ 3d^6 \]

Kulit terluar n = 4 → periode 4. Elektron terakhir mengisi subkulit d dan \( s + d = 2 + 6 = 8 \) → golongan VIIIB (unsur transisi; X adalah besi). Jawaban: A.

C hanya melihat 4s² sebagai elektron valensi, padahal subkulit 3d juga terisi.
Soal 2Pilihan Ganda Kompleks – MCMALevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Dasar
Subelemen
Ikatan Kimia dan Geometri Molekul
Kompetensi
Menganalisis bentuk molekul dan kepolaran senyawa berdasarkan teori VSEPR.
Indikator
Menentukan bentuk molekul dari jumlah pasangan elektron ikatan dan pasangan elektron bebas atom pusat.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Diketahui nomor atom H = 1, B = 5, C = 6, N = 7, O = 8, dan F = 9.

Pasangan molekul dan bentuk molekulnya yang benar menurut teori VSEPR adalah ....
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A, B, D

A: C mempunyai 2 domain ikatan rangkap dua, tanpa PEB → AX2, linear. B: B mempunyai 3 PEI tanpa PEB → AX3, segitiga planar. D: O mempunyai 2 PEI dan 2 PEB → AX2E2, bentuk V.

C salah: N mempunyai 3 PEI dan 1 PEB → AX3E, piramida segitiga. E salah: C mempunyai 4 PEI → tetrahedral.
Soal 3Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Dasar
Subelemen
Interaksi Antarmolekul
Kompetensi
Menganalisis pengaruh gaya antarmolekul terhadap sifat fisik zat.
Indikator
Menjelaskan perbedaan titik didih dua isomer berdasarkan jenis gaya antarmolekul.
Konteks
Fenomena kimia sehari-hari

Etanol (CH3CH2OH) dan dimetil eter (CH3OCH3) mempunyai rumus molekul sama, C2H6O (Mr = 46). Titik didih etanol 78 °C, sedangkan titik didih dimetil eter −24 °C.

Penyebab utama perbedaan titik didih tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Hanya etanol yang memiliki atom H yang terikat langsung pada O. Atom H itu membentuk ikatan hidrogen dengan atom O molekul etanol lain. Ikatan hidrogen jauh lebih kuat daripada gaya dipol-dipol pada dimetil eter, sehingga perlu energi lebih besar untuk mendidihkan etanol. Jawaban: C.

A salah: Mr keduanya sama. D salah: mendidih hanya memutus gaya antarmolekul, bukan ikatan kovalen di dalam molekul.
Soal 4Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Dasar
Subelemen
Stoikiometri
Kompetensi
Menerapkan perhitungan kimia untuk menyelesaikan masalah.
Indikator
Menentukan volume gas hasil reaksi dari massa pereaksi yang tidak murni.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Sebanyak 25 g batu kapur yang mengandung 80% CaCO3 direaksikan dengan larutan HCl berlebih. Pengotor tidak bereaksi.

CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)

Volume gas CO2 yang dihasilkan pada keadaan STP (Mr CaCO3 = 100; 1 mol gas = 22,4 L) adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E
\[ m_{\mathrm{CaCO_3}} = 80\% \times 25 \] \[ = 20\ \text{g} \] \[ n = \frac{20}{100} = 0{,}2\ \text{mol} \] \[ V_{\mathrm{CO_2}} = 0{,}2 \times 22{,}4 \] \[ = 4{,}48\ \text{L} \]
C memakai seluruh 25 g sebagai CaCO3. D memakai perbandingan koefisien HCl (2) untuk CO2.
Soal 5Pilihan Ganda Kompleks – KategoriLevel 3 · Penalaran
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Dasar
Subelemen
Stoikiometri
Kompetensi
Menerapkan perhitungan kimia untuk menyelesaikan masalah.
Indikator
Menentukan rumus empiris dan rumus molekul hidrokarbon dari data hasil pembakaran.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Sebanyak 2,2 g suatu senyawa dibakar sempurna dan menghasilkan 6,6 g CO2 dan 3,6 g H2O. Mr senyawa itu 44 (Ar C = 12, H = 1, O = 16).

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

PernyataanBenarSalah
A. Senyawa tersebut mengandung unsur oksigen.
B. Massa karbon dalam 2,2 g senyawa itu 1,8 g.
C. Rumus molekul senyawa tersebut C3H8.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Salah; B Benar; C Benar
\[ m_\mathrm{C} = \frac{12}{44} \times 6{,}6 \] \[ = 1{,}8\ \text{g} \] \[ m_\mathrm{H} = \frac{2}{18} \times 3{,}6 \] \[ = 0{,}4\ \text{g} \]

A Salah: 1,8 + 0,4 = 2,2 g = massa sampel, jadi tidak ada oksigen. B Benar.

C Benar: mol C : mol H = 0,15 : 0,4 = 3 : 8 → rumus empiris C3H8 (Mr 44), sama dengan Mr senyawa.

Soal 6Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Dasar
Subelemen
Stoikiometri
Kompetensi
Menerapkan hukum dasar kimia dalam perhitungan reaksi gas.
Indikator
Menentukan massa molekul relatif gas menggunakan hipotesis Avogadro.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Pada suhu dan tekanan yang sama, 1 L gas oksigen (Mr = 32) bermassa 1,6 g, sedangkan 2 L gas X bermassa 5,6 g.

Massa molekul relatif gas X adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

Hipotesis Avogadro: pada P dan T sama, volume sebanding dengan jumlah mol.

\[ n_{\mathrm{O_2}} = \frac{1{,}6}{32} \] \[ = 0{,}05\ \text{mol per liter} \] \[ n_\mathrm{X} = 2 \times 0{,}05 \] \[ = 0{,}1\ \text{mol} \] \[ M_r = \frac{5{,}6}{0{,}1} = 56 \]
A lupa bahwa volume X dua kali volume O2 (5,6 g dibagi 0,2 mol). C membalik perbandingan volume.
Soal 7Pilihan GandaLevel 1 · Pemahaman
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Organik
Subelemen
Senyawa Karbon dan Reaksinya
Kompetensi
Menganalisis gugus fungsi dan reaksi senyawa karbon serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator
Menentukan nama senyawa karbon yang mengandung gugus karbonil di tengah rantai.
Konteks
Proses industri

Senyawa berikut dipakai sebagai pelarut cat dan lem di industri.

CH3–CO–CH2–CH3

Nama IUPAC senyawa tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Gugus –CO– yang terikat pada dua atom karbon adalah gugus keton. Rantai utama 4 atom C dan gugus karbonil berada di atom C nomor 2: 2-butanon (D), juga dikenal sebagai metil etil keton.

A (butanal) adalah aldehida, gugus –CHO di ujung rantai. C adalah ester, –COO–.
Soal 8Pilihan Ganda Kompleks – MCMALevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Organik
Subelemen
Senyawa Karbon dan Reaksinya
Kompetensi
Menganalisis gugus fungsi dan reaksi senyawa karbon serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator
Menentukan jenis reaksi senyawa karbon (adisi, substitusi, eliminasi, esterifikasi) dan produknya.
Konteks
Proses industri

Perhatikan reaksi-reaksi senyawa karbon berikut.

No.Reaksi
(1)CH2=CH2 + HBr → CH3–CH2Br
(2)CH4 + Cl2 → CH3Cl + HCl
(3)CH3–CH2OH → CH2=CH2 + H2O (dengan H2SO4 pekat, dipanaskan)
(4)CH3COOH + CH3CH2OH → CH3COOCH2CH3 + H2O

Pernyataan mana saja yang benar?
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A, C, D

A benar: ikatan rangkap terbuka dan HBr menempel (adisi). C benar: H2O dilepas dan terbentuk ikatan rangkap (eliminasi/dehidrasi). D benar: esterifikasi asam asetat dan etanol.

B salah: reaksi (2) adalah substitusi — satu atom H diganti Cl. E salah: menurut aturan Markovnikov, H menempel pada C yang sudah banyak H-nya, sehingga produk utamanya 2-bromopropana.
Soal 9Pilihan Ganda Kompleks – KategoriLevel 3 · Penalaran
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Organik
Subelemen
Struktur dan Sifat Hidrokarbon
Kompetensi
Menganalisis sifat fisik dan kimia senyawa organik berdasarkan strukturnya serta mampu mendeskripsikan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator
Menganalisis sifat fisik dan kimia alkana dan alkena berdasarkan strukturnya.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Siswa membandingkan sifat beberapa hidrokarbon.

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

PernyataanBenarSalah
A. Etena dapat menghilangkan warna cokelat air bromin pada suhu kamar tanpa cahaya, sedangkan etana tidak.
B. Titik didih n-heksana (C6H14) lebih tinggi daripada n-pentana (C5H12).
C. 2,2-dimetilbutana mempunyai titik didih lebih tinggi daripada n-heksana karena rantainya bercabang.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Benar; B Benar; C Salah

A Benar: ikatan rangkap etena mengalami adisi Br2; alkana jenuh tidak (tanpa cahaya). Ini uji ketidakjenuhan.

B Benar: rantai lebih panjang → luas permukaan dan gaya London lebih besar.

C Salah: 2,2-dimetilbutana adalah isomer n-heksana yang bercabang; bentuknya lebih membulat, luas kontak antarmolekul lebih kecil, sehingga titik didihnya lebih rendah.

Soal 10Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Kesetimbangan Dalam Larutan Berair
Kompetensi
Menganalisis pH larutan berdasarkan sifat asam dan basa.
Indikator
Menentukan pH campuran asam kuat dan basa kuat yang tidak tepat habis bereaksi.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Sebanyak 50 mL larutan HCl 0,1 M dicampur dengan 50 mL larutan NaOH 0,08 M.

pH larutan campuran adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A
\[ n_{\mathrm{H^+}} = 50 \times 0{,}1 \] \[ = 5\ \text{mmol} \] \[ n_{\mathrm{OH^-}} = 50 \times 0{,}08 \] \[ = 4\ \text{mmol} \] \[ [\mathrm{H^+}]_{\text{sisa}} = \frac{1\ \text{mmol}}{100\ \text{mL}} \] \[ = 10^{-2}\ \text{M} \] \[ \Rightarrow \text{pH} = 2 \]
B mengabaikan NaOH. C menganggap campuran asam kuat dan basa kuat selalu netral, padahal jumlah molnya tidak sama.
Soal 11Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Kesetimbangan Dalam Larutan Berair
Kompetensi
Menganalisis pH larutan berdasarkan sifat asam dan basa.
Indikator
Menentukan pH larutan basa lemah dari konsentrasi dan tetapan ionisasinya.
Konteks
Fenomena kimia sehari-hari

Larutan amonia dipakai sebagai bahan pembersih kaca. Sebuah larutan NH3 0,1 M mempunyai Kb = 1 × 10−5.

pH larutan tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C
\[ [\mathrm{OH^-}] = \sqrt{K_b \cdot M} \] \[ = \sqrt{10^{-5} \times 10^{-1}} \] \[ = 10^{-3}\ \text{M} \] \[ \text{pOH} = 3 \] \[ \Rightarrow \text{pH} = 14 - 3 = 11 \]
A adalah nilai pOH. E menganggap NH3 basa kuat yang terionisasi sempurna.
Soal 12Pilihan GandaLevel 1 · Pemahaman
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Larutan dan Sifatnya
Kompetensi
Menganalisis penerapan konsep konsentrasi dan daya hantar listrik larutan.
Indikator
Menentukan molaritas larutan dari massa zat terlarut dan volume larutan.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Sebanyak 4 g NaOH (Mr = 40) dilarutkan dalam air hingga volume larutan tepat 250 mL.

Konsentrasi larutan NaOH tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E
\[ n = \frac{4}{40} = 0{,}1\ \text{mol} \] \[ M = \frac{0{,}1\ \text{mol}}{0{,}25\ \text{L}} \] \[ = 0{,}4\ \text{M} \]
B adalah jumlah mol, belum dibagi volume. D membagi dengan 4 L, bukan 0,25 L.
Soal 13Pilihan Ganda Kompleks – MCMALevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Kesetimbangan Dalam Larutan Berair
Kompetensi
Menganalisis sifat larutan garam berdasarkan konsep hidrolisis.
Indikator
Menentukan garam yang larutannya bersifat basa berdasarkan asam dan basa pembentuknya.
Konteks
Fenomena kimia sehari-hari

Garam-garam berikut masing-masing dilarutkan dalam air.

Larutan garam mana saja yang bersifat basa?
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: B, D, E

Garam dari basa kuat dan asam lemah terhidrolisis sebagian menghasilkan OH−, sehingga bersifat basa: CH3COONa (dari NaOH + CH3COOH), Na2CO3 (NaOH + H2CO3), dan KCN (KOH + HCN).

A: NH4Cl dari basa lemah dan asam kuat → asam. C: NaCl dari basa kuat dan asam kuat → netral.
Soal 14Pilihan Ganda Kompleks – KategoriLevel 3 · Penalaran
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Kesetimbangan Dalam Larutan Berair
Kompetensi
Menganalisis sifat dan pH larutan penyangga serta penerapannya.
Indikator
Menentukan pH larutan penyangga basa dan menjelaskan cara kerjanya.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Sebanyak 100 mL larutan NH3 0,2 M dicampur dengan 100 mL larutan NH4Cl 0,1 M. Kb NH3 = 1 × 10−5.

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

PernyataanBenarSalah
A. pH larutan campuran adalah 9 + log 2.
B. Jika campuran diencerkan dengan air hingga volumenya dua kali, pH-nya turun menjadi setengahnya.
C. Jika ditambahkan sedikit HCl, ion H+ bereaksi dengan NH3 sehingga pH hampir tidak berubah.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Benar; B Salah; C Benar
\[ [\mathrm{OH^-}] = K_b \times \frac{n_{\mathrm{NH_3}}}{n_{\mathrm{NH_4^+}}} \] \[ = 10^{-5} \times \frac{20}{10} \] \[ = 2 \times 10^{-5} \] \[ \text{pOH} = 5 - \log 2 \] \[ \Rightarrow \text{pH} = 9 + \log 2 \]

A Benar. B Salah: pengenceran mengubah kedua konsentrasi dengan faktor yang sama, sehingga perbandingan mol — dan pH — tetap.

C Benar: NH3 + H+ → NH4+; komponen basa menetralkan asam yang ditambahkan.

Soal 15Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Kesetimbangan Dalam Larutan Berair
Kompetensi
Menerapkan konsep titrasi asam basa untuk menyelesaikan masalah.
Indikator
Memilih indikator yang tepat berdasarkan kurva titrasi asam lemah oleh basa kuat.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Kurva berikut diperoleh dari titrasi 25 mL larutan CH3COOH 0,1 M dengan larutan NaOH 0,1 M.

0102030405002468101214Volume NaOH (mL)pH
IndikatorTrayek pH
Metil jingga3,1 – 4,4
Metil merah4,2 – 6,2
Bromtimol biru6,0 – 7,6
Fenolftalein8,3 – 10,0
Alizarin kuning10,1 – 12,0

Indikator yang paling tepat untuk menentukan titik ekuivalen titrasi ini adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Titik ekuivalen titrasi asam lemah oleh basa kuat berada di atas pH 7 (sekitar 8,7), karena garam CH3COONa yang terbentuk bersifat basa. Lonjakan pH tajam pada kurva terjadi kira-kira dari pH 7 sampai 11. Indikator yang trayeknya berada di dalam lonjakan itu adalah fenolftalein (8,3–10,0). Jawaban: D.

A dan B berubah warna jauh sebelum titik ekuivalen. C cocok untuk titrasi asam kuat–basa kuat (titik ekuivalen pH 7).
Soal 16Pilihan GandaLevel 3 · Penalaran
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Kesetimbangan Dalam Larutan Berair
Kompetensi
Menganalisis reaksi kesetimbangan senyawa yang sukar larut dalam air serta penerapannya dalam menyelesaikan masalah.
Indikator
Menentukan kelarutan dan pH larutan jenuh basa yang sukar larut dari nilai Ksp.
Konteks
Fenomena kimia sehari-hari

Suspensi magnesium hidroksida, Mg(OH)2, dipakai sebagai obat maag. Pada suhu tertentu, Ksp Mg(OH)2 = 4 × 10−12.

pH larutan jenuh Mg(OH)2 pada suhu tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B
\[ K_{sp} = s(2s)^2 = 4s^3 = 4 \times 10^{-12} \] \[ \Rightarrow s = 10^{-4}\ \text{M} \] \[ [\mathrm{OH^-}] = 2s \] \[ = 2 \times 10^{-4}\ \text{M} \] \[ \text{pOH} = 4 - \log 2 \] \[ \Rightarrow \text{pH} = 10 + \log 2 \]
C adalah pOH. A lupa bahwa setiap Mg(OH)2 melepas dua ion OH−.
Soal 17Pilihan Ganda Kompleks – KategoriLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Larutan dan Sifatnya
Kompetensi
Menganalisis penerapan konsep konsentrasi dan daya hantar listrik larutan.
Indikator
Menyimpulkan jenis larutan elektrolit dan nonelektrolit dari data uji daya hantar listrik.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Tiga larutan diuji dengan alat uji elektrolit. Hasil pengamatannya sebagai berikut.

Hasil uji daya hantar listrik
LarutanNyala lampuGelembung pada elektrode
Pterangbanyak
Qtidak menyalasedikit
Rtidak menyalatidak ada

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

PernyataanBenarSalah
A. Larutan R adalah elektrolit lemah.
B. Larutan P adalah elektrolit kuat.
C. Larutan Q mungkin larutan asam cuka.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Salah; B Benar; C Benar

A Salah: tidak ada nyala dan tidak ada gelembung → R nonelektrolit (misalnya larutan gula).

B Benar: lampu terang dan banyak gelembung → ion banyak, terionisasi sempurna.

C Benar: ada gelembung tetapi lampu tidak menyala → ion sedikit, elektrolit lemah seperti asam asetat.

Soal 18Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Larutan dan Sifatnya
Kompetensi
Menganalisis parameter sifat koligatif larutan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator
Menentukan titik beku larutan nonelektrolit dari massa zat terlarut dan pelarut.
Konteks
Fenomena kimia sehari-hari

Sebanyak 6 g urea, CO(NH2)2 (Mr = 60), dilarutkan dalam 500 g air. Kf air = 1,86 °C.m−1.

Titik beku larutan tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A
\[ m = \frac{6/60}{0{,}5\ \text{kg}} \] \[ = 0{,}2\ \text{molal} \] \[ \Delta T_f = 0{,}2 \times 1{,}86 \] \[ = 0{,}372\ ^\circ\text{C} \] \[ T_f = 0 - 0{,}372 = -0{,}372\ ^\circ\text{C} \]
B memakai 0,1 mol tanpa membagi massa pelarut 0,5 kg. C menganggap urea elektrolit dengan i = 2. Urea adalah nonelektrolit.
Soal 19Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Analitik
Subelemen
Larutan dan Sifatnya
Kompetensi
Menganalisis parameter sifat koligatif larutan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator
Membandingkan titik beku beberapa larutan berdasarkan jumlah partikel zat terlarut.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Lima larutan berikut dibuat dalam pelarut air. Anggap setiap elektrolit terionisasi sempurna.

Larutan yang memiliki titik beku paling rendah adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Penurunan titik beku sebanding dengan \( m \times i \):

Larutanim × i
Glukosa, urea10,1
NaCl20,2
CaCl230,3
Al2(SO4)350,25

Jumlah partikel terbesar pada CaCl2, sehingga titik bekunya paling rendah. Jawaban: C.

E menghasilkan ion terbanyak per satuan rumus (5), tetapi konsentrasinya hanya setengah.
Soal 20Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Fisik
Subelemen
Energetika
Kompetensi
Menganalisis perubahan entalpi dan energi aktivasi reaksi berdasarkan diagram energi.
Indikator
Menentukan perubahan entalpi pembakaran dari data entalpi pembentukan standar.
Konteks
Fenomena kimia sehari-hari

Gas metana dari biogas dibakar sempurna menurut reaksi:

CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(l)

ZatΔHf° (kJ.mol−1)
CH4(g)−74,8
CO2(g)−393,5
H2O(l)−285,8

Perubahan entalpi pembakaran 1 mol metana adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E
\[ \Delta H = \textstyle\sum \Delta H_f^\circ(\text{produk}) \] \[ - \textstyle\sum \Delta H_f^\circ(\text{pereaksi}) \] \[ = [-393{,}5 + 2(-285{,}8)] - (-74{,}8) \] \[ = -890{,}3\ \text{kJ} \]

ΔHf° unsur bebas (O2) adalah nol. Jawaban: E.

A lupa koefisien 2 pada H2O. D menjumlahkan ΔHf° metana alih-alih menguranginya. C salah tanda — pembakaran selalu eksoterm.
Soal 21Pilihan Ganda Kompleks – KategoriLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Fisik
Subelemen
Energetika
Kompetensi
Menganalisis perubahan entalpi dan energi aktivasi reaksi berdasarkan diagram energi.
Indikator
Menentukan perubahan entalpi reaksi dari data energi ikatan rata-rata.
Konteks
Proses industri

Gas HCl dibuat di industri dari gas hidrogen dan klorin:

H2(g) + Cl2(g) → 2HCl(g)

IkatanEnergi ikatan (kJ.mol−1)
H–H436
Cl–Cl243
H–Cl432

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

PernyataanBenarSalah
A. Reaksi tersebut eksoterm.
B. Perubahan entalpi reaksi tersebut −185 kJ.
C. Pembentukan 1 mol HCl melepaskan kalor 185 kJ.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Benar; B Benar; C Salah
\[ \Delta H = \sum E_{\text{putus}} - \sum E_{\text{bentuk}} \] \[ = (436 + 243) - 2(432) = -185\ \text{kJ} \]

A dan B Benar. C Salah: −185 kJ untuk 2 mol HCl; pembentukan 1 mol HCl melepaskan 92,5 kJ.

Soal 22Pilihan GandaLevel 3 · Penalaran
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Fisik
Subelemen
Dinamika
Kompetensi
Menganalisis konsep laju dalam suatu reaksi serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya.
Indikator
Menentukan orde total dan tetapan laju reaksi dari data percobaan.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Data percobaan laju reaksi A + B → produk pada suhu tetap ditunjukkan berikut.

Data laju reaksi A + B → produk
Percobaan[A] (M)[B] (M)Laju awal (M.s−1)
10,10,12 × 10−3
20,20,18 × 10−3
30,20,21,6 × 10−2

Orde total reaksi dan tetapan laju reaksinya adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Percobaan 1 → 2: [A] dua kali, laju empat kali → orde terhadap A = 2. Percobaan 2 → 3: [B] dua kali, laju dua kali → orde terhadap B = 1.

\[ v = k[\mathrm{A}]^2[\mathrm{B}] \] \[ \text{(orde total 3)} \] \[ k = \frac{2 \times 10^{-3}}{(0{,}1)^2(0{,}1)} \] \[ = 2\ \text{M}^{-2}.\text{s}^{-1} \]
B menganggap orde terhadap A sama dengan 1 (melihat [A] dua kali lalu menganggap laju ikut dua kali).
Soal 23Pilihan Ganda Kompleks – MCMALevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Fisik
Subelemen
Dinamika
Kompetensi
Menganalisis konsep laju dalam suatu reaksi serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya.
Indikator
Menjelaskan pengaruh suhu, luas permukaan dan konsentrasi terhadap laju reaksi berdasarkan teori tumbukan.
Konteks
Penyelidikan ilmiah

Pita magnesium direaksikan dengan larutan HCl 1 M di dalam gelas kimia terbuka.

Perubahan mana saja yang mempercepat reaksi tersebut?
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: B, C, E

B: suhu lebih tinggi → partikel lebih cepat dan lebih banyak tumbukan yang energinya melampaui energi aktivasi. C: serbuk memperluas permukaan sentuh. E: konsentrasi lebih besar → tumbukan lebih sering.

A memperlambat reaksi. D tidak mengubah konsentrasi, suhu maupun luas permukaan magnesium.
Soal 24Pilihan Ganda Kompleks – KategoriLevel 3 · Penalaran
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Fisik
Subelemen
Dinamika
Kompetensi
Menganalisis konsep/proses kimia yang berkaitan dengan reaksi kesetimbangan.
Indikator
Menganalisis pengaruh tekanan, suhu dan katalis terhadap kesetimbangan pada proses kontak.
Konteks
Proses industri

Pada pembuatan asam sulfat dengan proses kontak, terjadi reaksi kesetimbangan:

2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2SO3(g)   ΔH = −198 kJ

Reaksi berlangsung dengan katalis V2O5.

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

PernyataanBenarSalah
A. Memperbesar tekanan sistem menggeser kesetimbangan ke arah pembentukan SO3.
B. Menaikkan suhu memperbesar nilai tetapan kesetimbangan K.
C. Katalis V2O5 mempercepat tercapainya kesetimbangan tanpa menggeser posisi kesetimbangan.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Benar; B Salah; C Benar

A Benar: jumlah koefisien gas di kiri 3, di kanan 2; tekanan besar menggeser ke jumlah mol gas lebih kecil.

B Salah: reaksi ke kanan eksoterm; menaikkan suhu menggeser ke kiri, sehingga K mengecil.

C Benar: katalis menurunkan energi aktivasi reaksi maju dan balik sama besar.

Soal 25Pilihan GandaLevel 2 · Penerapan
Hierarki Indikator
Elemen
Kimia Fisik
Subelemen
Elektrokimia
Kompetensi
Menganalisis sel elektrokimia serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator
Menentukan massa logam yang mengendap pada katode menggunakan hukum Faraday.
Konteks
Proses industri

Pada proses penyepuhan, larutan CuSO4 dielektrolisis dengan arus 2 A selama 965 detik.

katodeanodeCuSO₄(aq)2 A

Massa tembaga yang mengendap di katode adalah ... (Ar Cu = 63,5; 1 F = 96.500 C.mol−1)

Kunci & Pembahasan
Kunci: B
\[ Q = It = 2 \times 965 = 1.930\ \text{C} \] \[ n_{e^-} = \frac{1.930}{96.500} \] \[ = 0{,}02\ \text{mol} \] \[ \mathrm{Cu^{2+}} + 2e^- \rightarrow \mathrm{Cu} \] \[ \Rightarrow n_\mathrm{Cu} = 0{,}01\ \text{mol} \] \[ m = 0{,}01 \times 63{,}5 = 0{,}635\ \text{g} \]
C lupa bahwa setiap ion Cu2+ memerlukan dua elektron. A membagi dengan 4.

Kunci Jawaban

NoElemenBentukKunci
1Kimia DasarPilihan GandaA
2Kimia DasarPGK MCMAA, B, D
3Kimia DasarPilihan GandaC
4Kimia DasarPilihan GandaE
5Kimia DasarPGK KategoriA Salah; B Benar; C Benar
6Kimia DasarPilihan GandaB
7Kimia OrganikPilihan GandaD
8Kimia OrganikPGK MCMAA, C, D
9Kimia OrganikPGK KategoriA Benar; B Benar; C Salah
10Kimia AnalitikPilihan GandaA
11Kimia AnalitikPilihan GandaC
12Kimia AnalitikPilihan GandaE
13Kimia AnalitikPGK MCMAB, D, E
14Kimia AnalitikPGK KategoriA Benar; B Salah; C Benar
15Kimia AnalitikPilihan GandaD
16Kimia AnalitikPilihan GandaB
17Kimia AnalitikPGK KategoriA Salah; B Benar; C Benar
18Kimia AnalitikPilihan GandaA
19Kimia AnalitikPilihan GandaC
20Kimia FisikPilihan GandaE
21Kimia FisikPGK KategoriA Benar; B Benar; C Salah
22Kimia FisikPilihan GandaD
23Kimia FisikPGK MCMAB, C, E
24Kimia FisikPGK KategoriA Benar; B Salah; C Benar
25Kimia FisikPilihan GandaB

Setelah mengerjakan. Lihat rekap per elemen di hasil pemeriksaan. Dua kesalahan atau lebih pada satu elemen menandakan materi yang perlu diulang. Ringkasan materi Kimia SMA sedang kami siapkan di Learning Hub. Butuh pendampingan? Hubungi kami untuk sesi les Kimia. Bandingkan skormu dengan peserta lain di papan peringkat. Ingin latihan lagi? Kerjakan juga Paket 1.