AccelerateMyEdu
Kurikulum Nasional · TKA SMA 2026

Latihan TKA Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut SMA 2026 — Paket 1

25 soal dalam 60 menit, disusun mengikuti kerangka asesmen TKA Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut dari Pusmendik: pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi atas teks yang lebih kompleks, tiga level kognitif, dan tiga bentuk soal. Kerjakan langsung di halaman ini seperti ujian berbasis komputer, lalu tekan Periksa Jawaban untuk melihat skor dan pembahasan setiap soal.

Gratis untuk semua — silakan bagikan kepada siapa pun yang sedang bersiap menghadapi TKA.

Petunjuk pengerjaan.

Tentang paket ini. Soal-soal ini disusun sendiri oleh tim AccelerateMyEdu berdasarkan kerangka asesmen TKA Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut (muatan, kompetensi dan matriks asesmen) serta pola soal TKA Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut 2025. Ini bukan soal resmi dan tidak berafiliasi dengan Kemendikdasmen. Setiap soal mencantumkan hierarki indikatornya (elemen, subelemen, kompetensi dan indikator) agar kamu tahu kompetensi mana yang sedang dilatih.

Pemahaman Tekstual7 soal · tersebar di beberapa wacanaPemahaman Inferensial10 soal · tersebar di beberapa wacanaEvaluasi dan Apresiasi8 soal · tersebar di beberapa wacana
⏱ 60:00 Terjawab 0/25
Wacana 1

Hikayat Nakhoda Bijak

Alkisah, maka tersebutlah perkataan seorang nakhoda bernama Nakhoda Ibrahim, di negeri Bandar Seri Pantai. Adapun nakhoda itu terlalu masyhur akan kebijaksanaannya, dan segala anak perahunya pun sangat kasih kepadanya. Maka jikalau ada anak perahu yang sakit, dialah yang menunggui, dan jikalau ada yang berbuat salah, ditegurnya dengan perkataan yang lemah lembut, tiada dengan amarah.

Sekali peristiwa, berlayarlah Nakhoda Ibrahim membawa rempah-rempah ke negeri seberang. Setelah tiga hari tiga malam di laut, maka datanglah ribut yang amat besar. Ombak pun berpalu-paluan seperti bukit yang runtuh, dan langit gelap-gelita tiada kelihatan bulan dan bintang. Tiang layar pun patah, dan air masuklah ke dalam perahu. Maka berteriaklah segala anak perahu, “Ya Nakhoda, buanglah segala muatan ini supaya perahu kita tiada karam!”

Maka kata Nakhoda Ibrahim, “Janganlah hati kamu sekalian gundah. Buanglah lada dan cengkih sekadar supaya perahu ringan, tetapi simpanlah air tawar dan beras. Karena harta dapat dicari kembali, tetapi nyawa tiada dapat dibeli.”

Setelah dibuang sebagian muatan, maka perahu itu pun terapunglah dengan selamatnya hingga terdampar di sebuah pulau. Di pulau itu tiada seorang pun manusia. Maka segala anak perahu pun putus asa, lalu hendak berbantah-bantahan sesama sendirinya, masing-masing menyalahkan temannya.

Maka Nakhoda Ibrahim pun berdiri seraya berkata, “Hai saudaraku sekalian, jikalau kita berbantah, perahu ini tiada akan baik. Marilah kita bergotong-royong.” Maka dibaginyalah pekerjaan: yang kuat menebang kayu akan ganti tiang, yang pandai menjahit memperbaiki layar, dan yang muda-muda mencari buah-buahan di hutan.

Hatta, setelah tujuh hari, perahu itu pun siaplah diperbaiki. Maka berlayarlah mereka kembali dan sampailah dengan selamat ke negeri seberang. Adapun rempah yang tinggal sedikit itu pun terjual dengan harga yang amat mahal, karena di negeri itu rempah sedang langka.

Maka segala anak perahu pun heranlah, lalu sujud mengucap syukur. Sejak itu masyhurlah nama Nakhoda Ibrahim sebagai nakhoda yang arif, yang tahu mendahulukan yang utama daripada yang tiada utama. Demikianlah hikayat ini, wallahualam.

Soal 1Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Mengungkapkan kembali isi sastra Melayu Klasik.
Indikator
Mengungkapkan kembali isi hikayat dengan bahasa masa kini.
Jenis teks
Sastra Melayu Klasik

Bacalah Wacana 1.

Isi paragraf ketiga hikayat tersebut jika diungkapkan kembali dengan bahasa masa kini adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Frasa kunci: “buanglah lada dan cengkih sekadar supaya perahu ringan” (sebagian saja), “simpanlah air tawar dan beras”, serta alasannya “harta dapat dicari kembali, tetapi nyawa tiada dapat dibeli”. Jawaban: C.

A keliru karena tidak seluruh muatan dibuang. D membalik perintahnya.
Soal 2Pilihan Ganda Kompleks – Kategori
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi karakter, peristiwa, latar pada sastra Indonesia atau terjemahan.
Indikator
Mengidentifikasi ciri kebahasaan dan unsur cerita dalam hikayat.
Jenis teks
Sastra Melayu Klasik

Bacalah Wacana 1.

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan tentang hikayat tersebut.

PernyataanBenarSalah
A. Kata alkisah, hatta dan sekali peristiwa merupakan penanda urutan peristiwa yang khas dalam hikayat.
B. Konflik utama cerita terjadi karena Nakhoda Ibrahim berselisih dengan raja negeri seberang.
C. Latar tempat cerita meliputi laut, sebuah pulau tak berpenghuni, dan negeri seberang.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Benar; B Salah; C Benar

A Benar: kata-kata arkais itu lazim membuka atau menyambung peristiwa dalam hikayat. B Salah: tidak ada raja dalam cerita; konfliknya ribut di laut dan pertengkaran anak perahu di pulau. C Benar.

Soal 3Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Membandingkan nilai-nilai (budaya, sosial, moral, religius, dan/atau pendidikan) dalam karya sastra Indonesia dan/atau terjemahan.
Indikator
Menyimpulkan nilai moral utama dalam hikayat.
Jenis teks
Sastra Melayu Klasik

Bacalah Wacana 1.

Nilai moral yang paling menonjol dalam hikayat tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

Nakhoda mendahulukan nyawa daripada harta dan menyelesaikan pertengkaran dengan membagi pekerjaan secara gotong royong. Kalimat penutup menegaskannya: ia “tahu mendahulukan yang utama daripada yang tiada utama”. Jawaban: B.

Soal 4Pilihan Ganda Kompleks – MCMA
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai gagasan atau tindakan tokoh berdasarkan norma atau nilai individu dan sosial.
Indikator
Menilai relevansi tindakan tokoh hikayat dengan kehidupan masa kini.
Jenis teks
Sastra Melayu Klasik

Bacalah Wacana 1.

Tindakan Nakhoda Ibrahim yang masih relevan diterapkan oleh pemimpin masa kini adalah ....
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A, C, D

A (“Janganlah hati kamu sekalian gundah”), C (yang kuat menebang, yang pandai menjahit, yang muda mencari buah) dan D (“Marilah kita bergotong-royong”) tampak jelas dalam teks. Jawaban: A, C, D.

E keliru: ia justru hanya membuang sebagian.
Wacana 2

Memilah Sampah dari Rumah

Selama lima tahun terakhir, pemerintah kota menjalankan program bank sampah di setiap kelurahan. Warga diajak memilah sampah organik dan anorganik di rumah, lalu menyetorkan sampah anorganik yang masih bernilai ke bank sampah. Hasil penimbangan dicatat dalam buku tabungan dan dapat ditukar dengan uang atau kebutuhan pokok. Adapun sampah organik diolah menjadi kompos di tingkat kelurahan, dan kompos itu dipakai untuk taman kota serta dijual kepada petani sayur di pinggiran kota.

Sampah yang dihasilkan dan yang dipilah di sumber (ribu ton/tahun)010203040504218202144212022452620234731202448372025dihasilkandipilah di sumberdata ilustratif

Grafik tersebut menunjukkan bahwa jumlah sampah yang dihasilkan kota terus bertambah, meskipun kenaikannya melambat. Pada saat yang sama, jumlah sampah yang dipilah di sumber naik jauh lebih cepat. Pada 2021, kurang dari separuh sampah dipilah; pada 2025, proporsinya sudah melampaui tiga perempat. Artinya, beban tempat pembuangan akhir tidak bertambah seberat yang semula diperkirakan, meskipun jumlah penduduk kota terus meningkat.

Keberhasilan tersebut tidak terjadi dengan sendirinya, dan juga tidak dicapai oleh satu pihak saja. Pemerintah kota melatih kader lingkungan di setiap rukun warga, menyediakan dua jenis tempat sampah di sekolah, dan mengatur jadwal pengangkutan terpisah untuk sampah organik. Selain itu, pengelola bank sampah bekerja sama dengan industri daur ulang sehingga harga beli plastik dan kertas lebih stabil.

Meskipun demikian, masih ada sejumlah kendala. Sebagian warga pendatang belum mengenal program ini. Truk pengangkut yang terpisah juga belum menjangkau seluruh gang sempit, sehingga sampah yang sudah dipilah kadang dicampur kembali di tempat penampungan sementara. Kondisi ini membuat sebagian warga merasa usaha memilah menjadi sia-sia. Di beberapa kelurahan, jumlah penabung bank sampah bahkan sempat turun setelah kejadian semacam itu tersebar di grup percakapan warga.

Para peneliti lingkungan menyarankan tiga langkah lanjutan. Pertama, sosialisasi dilakukan kepada warga baru melalui pengurus RT saat mereka melapor tinggal. Kedua, pemerintah menambah gerobak kecil yang dapat masuk ke gang. Ketiga, capaian pemilahan setiap kelurahan diumumkan secara terbuka agar warga melihat bahwa usaha mereka membawa hasil.

Soal 5Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Mengubah informasi dari tabel/grafik menjadi uraian atau uraian menjadi tabel/grafik dalam bidang akademik dan/atau dunia kerja.
Indikator
Menentukan uraian yang sesuai dengan data grafik.
Jenis teks
Teks akademik dengan grafik

Bacalah Wacana 2.

Uraian yang paling tepat berdasarkan grafik adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Dipilah: 37 − 18 = 19 ribu ton. Dihasilkan: 48 − 42 = 6 ribu ton. Jawaban: D.

A: justru naik. B: 37 bukan 2 × 26. C: kenaikan 2021–2022 hanya 3; terbesar 2024–2025 (6). E: 31/47 ≈ 66%.
Soal 6Pilihan Ganda Kompleks – Kategori
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi informasi dalam teks akademik.
Indikator
Mengidentifikasi informasi dalam teks akademik.
Jenis teks
Teks akademik dengan grafik

Bacalah Wacana 2.

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Sesuai atau Tidak Sesuai dengan isi teks.

PernyataanSesuaiTidak Sesuai
A. Kerja sama dengan industri daur ulang membuat harga beli plastik dan kertas lebih stabil.
B. Seluruh gang di kota sudah dijangkau truk pengangkut sampah terpisah.
C. Sebagian warga merasa sia-sia memilah karena sampahnya dicampur kembali di tempat penampungan sementara.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Sesuai; B Tidak Sesuai; C Sesuai

A Sesuai (paragraf 3). B Tidak Sesuai: teks menyebut truk “belum menjangkau seluruh gang sempit”. C Sesuai (paragraf 4).

Soal 7Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi kalimat yang tepat dalam pengajuan usulan, perumusan masalah, dan pemecahan masalah pada teks dalam bidang akademik dan/atau dunia kerja.
Indikator
Mengidentifikasi kalimat pemecahan masalah yang sesuai dengan masalah dalam teks.
Jenis teks
Teks akademik dengan grafik

Bacalah Wacana 2.

Pasangan masalah dan pemecahan yang sesuai dengan isi teks adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A

Paragraf 5 memasangkan tiap saran dengan masalah di paragraf 4: warga pendatang ↔ sosialisasi lewat RT; gang sempit ↔ gerobak kecil; rasa sia-sia ↔ pengumuman capaian. Jawaban: A.

Soal 8Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai gagasan dan pandangan dalam berbagai teks (digital atau cetak) berdasarkan kaidah logika berpikir.
Indikator
Menilai simpulan berdasarkan kaidah logika dan data.
Jenis teks
Teks akademik dengan grafik

Bacalah Wacana 2.

Seorang siswa menyimpulkan, “Karena sampah yang dipilah naik, program bank sampah pasti satu-satunya penyebab kenaikan tersebut.” Penilaian yang tepat terhadap simpulan itu adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E

Kata “pasti” dan “satu-satunya” tidak didukung teks. Paragraf 3 menyebut beberapa faktor lain yang ikut berperan. Jawaban: E.

Wacana 3

Hujan di Kampung Nelayan

Hujan turun seperti jala dilempar langit ke atap-atap seng Ayah menatap laut yang kelabu perahunya tertambat, gelisah seperti hatinya Di dapur, ibu menanak sisa beras asap tipis naik, doa yang tak bersuara adik menghitung ikan asin di rak tiga ekor, untuk tiga hari Esok, kata ayah, angin akan reda dan laut akan membuka pintunya lagi aku mengangguk, sambil diam-diam menjahit harapan di sobekan jala

Karya: tim AccelerateMyEdu

Soal 9Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menjelaskan ketepatan penggunaan bahasa, kiasan, dan atau citraan dalam teks.
Indikator
Menjelaskan ketepatan penggunaan majas dan citraan dalam puisi.
Jenis teks
Puisi

Bacalah Wacana 3.

Larik “Hujan turun seperti jala / dilempar langit ke atap-atap seng” tepat digunakan dalam puisi ini karena ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

Majas perumpamaan “seperti jala” memakai benda yang akrab di kampung nelayan, dan “atap-atap seng” menghadirkan bunyi hujan (citraan pendengaran) serta bayangan jala menebar (citraan penglihatan). Jawaban: B.

Soal 10Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Mengalihwahanakan puisi (Indonesia dan/atau terjemahan) dalam bentuk prosa.
Indikator
Mengalihwahanakan bait puisi menjadi prosa.
Jenis teks
Puisi

Bacalah Wacana 3.

Alih wahana bait kedua puisi ke dalam bentuk prosa yang paling tepat adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Prosa yang tepat mempertahankan seluruh isi bait: sisa beras, asap sebagai doa yang tak bersuara, dan tiga ikan asin untuk tiga hari (tanda keadaan serba kekurangan). Jawaban: D.

Soal 11Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur puisi, prosa, dan drama Indonesia atau terjemahan.
Indikator
Menyimpulkan respons emosional yang ditimbulkan bait penutup puisi.
Jenis teks
Puisi

Bacalah Wacana 3.

Larik “menjahit harapan di sobekan jala” menimbulkan perasaan ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A

“Sobekan jala” melambangkan keadaan sulit; “menjahit harapan” menunjukkan usaha diam-diam untuk memperbaikinya. Perpaduan kesedihan dan harapan ini menimbulkan rasa haru. Jawaban: A.

Wacana 4

Teks A — Kewajiban Magang bagi Siswa SMK Diperpanjang

Dinas pendidikan provinsi berencana memperpanjang masa praktik kerja lapangan siswa SMK dari tiga bulan menjadi enam bulan mulai tahun ajaran depan. Menurut kepala dinas, masa tiga bulan terlalu singkat bagi siswa untuk menguasai keterampilan di dunia kerja. Survei dinas terhadap 150 perusahaan mitra menunjukkan bahwa 68 persen perusahaan menilai lulusan SMK belum siap bekerja secara mandiri. Perusahaan yang sama juga menyatakan bersedia menerima siswa magang lebih lama. Sebagian besar perusahaan itu bergerak di bidang perhotelan, otomotif, dan teknologi informasi, tiga bidang yang paling banyak diminati lulusan SMK di provinsi tersebut. Dinas akan menyusun pedoman agar kegiatan siswa di perusahaan tetap terkait dengan kompetensi keahliannya dan dibimbing oleh guru serta pembimbing industri. Rencana ini masih akan dibahas bersama sekolah, perusahaan dan komite sekolah sebelum ditetapkan. Kepala dinas berharap perpanjangan magang membuat lulusan lebih cepat terserap dunia kerja. Ia juga menyebutkan bahwa sekolah yang belum memiliki cukup perusahaan mitra akan dibantu dinas untuk mencarinya.

— diadaptasi dari berita daring

Teks B — Surat Pembaca

Saya orang tua siswa SMK jurusan perhotelan. Saya mendukung tujuan memperpanjang magang, tetapi ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Tahun lalu, anak saya magang tiga bulan di sebuah hotel dan sebagian besar waktunya justru dipakai untuk mencuci piring, bukan belajar di bagian penerima tamu seperti yang dijanjikan. Jika masa magang diperpanjang tanpa pengawasan, siswa hanya akan menjadi tenaga kerja murah lebih lama. Pembimbing di hotel itu jarang ditemui, dan guru dari sekolah hanya datang sekali selama tiga bulan. Selain itu, biaya transportasi dan makan selama magang ditanggung orang tua. Menurut saya, semua perusahaan pasti hanya ingin mendapat tenaga gratis. Karena itu, saya mengusulkan agar dinas mewajibkan perusahaan memberikan uang saku dan agar guru pembimbing berkunjung setidaknya dua kali sebulan. Saya yakin, dengan pengawasan yang baik, magang yang lebih panjang akan benar-benar bermanfaat bagi anak-anak kami.

— Ibu Rahmawati, Denpasar

Soal 12Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai ketepatan dan kesesuaian isi antarteks (digital atau cetak) dalam bidang sosial, akademik, dan dunia kerja.
Indikator
Menilai kesesuaian isi antara dua teks.
Jenis teks
Teks berita dan surat pembaca

Bacalah Wacana 4.

Hubungan isi Teks A dan Teks B yang paling tepat adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Ibu Rahmawati menulis “Saya mendukung tujuan memperpanjang magang, tetapi…”, lalu menyebut risiko (pekerjaan tidak sesuai, biaya) dan mengusulkan uang saku serta kunjungan guru. Jawaban: C.

Soal 13Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai gagasan dan pandangan dalam berbagai teks (digital atau cetak) berdasarkan kaidah logika berpikir.
Indikator
Menilai kalimat dalam teks yang melanggar kaidah logika berpikir.
Jenis teks
Teks berita dan surat pembaca

Bacalah Wacana 4.

Kalimat dalam Teks B yang mengandung kesalahan logika berupa generalisasi berlebihan adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Penulis menarik simpulan tentang “semua perusahaan” hanya dari pengalaman satu anak di satu hotel. Teks A bahkan menyebut perusahaan mitra bersedia membimbing siswa. Jawaban: D.

C adalah pernyataan bersyarat (“jika… tanpa pengawasan”) yang masuk akal.
Soal 14Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi kalimat yang tepat untuk menyampaikan tanggapan, respons, dan kritik sesuai norma sosial dan budaya.
Indikator
Mengidentifikasi kalimat tanggapan yang santun dan sesuai norma.
Jenis teks
Teks berita dan surat pembaca

Bacalah Wacana 4.

Kalimat tanggapan yang paling santun dan tepat untuk disampaikan kepada dinas pendidikan terhadap rencana dalam Teks A adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

Tanggapan B menghargai rencana, lalu menyampaikan usulan yang konkret dengan bahasa yang santun. Jawaban: B.

Soal 15Pilihan Ganda Kompleks – Kategori
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menjelaskan ketepatan penggunaan afiks, konstruksi frasa, konstruksi klausa, dan/atau kalimat dalam teks.
Indikator
Menjelaskan ketepatan penggunaan afiks dalam teks.
Jenis teks
Teks berita dan surat pembaca

Bacalah Wacana 4.

Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap penjelasan tentang kata berimbuhan dalam Teks A dan B berikut.

PernyataanTepatTidak Tepat
A. Kata memperpanjang bermakna ‘membuat menjadi lebih panjang’.
B. Kata perusahaan dibentuk dari prefiks per- dan kata dasar usahaan.
C. Kata pembimbing bermakna ‘orang yang membimbing’.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Tepat; B Tidak Tepat; C Tepat

A Tepat: konfiks memper- + adjektiva bermakna ‘membuat lebih …’. B Tidak Tepat: perusahaan dibentuk dari konfiks per-an dan kata dasar usaha. C Tepat: prefiks pe(N)- menyatakan pelaku.

Wacana 5

Kursi Kosong di Meja Makan

Sudah tiga bulan kursi di ujung meja makan itu kosong. Sejak Mas Bayu merantau ke Kalimantan untuk bekerja di tambang, Ibu tetap menata empat piring setiap malam. Tidak ada yang berani mengingatkannya. Bapak hanya menatap kursi itu sebentar, lalu menunduk menyendok nasi.

Malam itu, Ibu menggoreng tempe dengan bumbu ketumbar, kesukaan Mas Bayu. Aroma itu memenuhi rumah kecil kami. “Kalau Bayu di sini, sepiring ini habis sendiri,” kata Ibu sambil tertawa. Tawanya terdengar seperti pintu yang dipaksa terbuka.

Aku mengeluarkan ponsel dan memperlihatkan pesan terakhir dari Mas Bayu. Ia menulis bahwa pekerjaannya berat dan ia harus bangun sebelum subuh, tetapi gajinya cukup untuk membayar uang kuliahku. Di akhir pesan, ia menambahkan satu kalimat: “Bilang Ibu, jangan masak tempe dulu. Aku nanti iri.”

Ibu membacanya dua kali. Matanya berkaca-kaca, tetapi bibirnya tersenyum. Ia lalu mengambil piring keempat, mengisinya dengan tempe dan nasi, dan menutupnya dengan tudung saji.

“Untuk siapa, Bu?” tanyaku.

“Untuk Pak Darto,” jawabnya. Pak Darto adalah tetangga kami yang tinggal sendirian sejak istrinya meninggal. “Masmu jauh, tapi di sini masih ada orang yang makan sendirian.”

Bapak mengangkat wajah. Untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, ia berbicara panjang di meja makan: tentang Pak Darto yang dulu membantunya memperbaiki atap, tentang Mas Bayu kecil yang pernah jatuh dari pohon mangga di halaman Pak Darto dan digendong pulang oleh Pak Darto sendiri.

Aku mengantar piring itu ke rumah sebelah. Pak Darto membuka pintu dengan wajah kaget, lalu mempersilakanku masuk. Ruang tamunya rapi, tetapi sunyi; jam dinding berdetak keras sekali. Di mejanya hanya ada satu gelas teh yang sudah dingin.

Ketika aku pulang, Ibu sudah mencuci piring-piring. Untuk pertama kalinya, ia hanya menata tiga piring di rak. Kursi di ujung meja itu masih kosong, tetapi entah mengapa rumah kami tidak lagi terasa sepi.

Soal 16Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi karakter, peristiwa, latar pada sastra Indonesia atau terjemahan.
Indikator
Mengidentifikasi karakter tokoh melalui tindakannya.
Jenis teks
Cerpen

Bacalah Wacana 5.

Watak tokoh Ibu yang tergambar dalam cerpen tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E

Ibu tetap menata piring untuk anaknya yang merantau (penyayang), lalu menyadari Pak Darto makan sendirian dan mengiriminya makanan (peka). Jawaban: E.

Soal 17Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menjelaskan ketepatan penggunaan bahasa, kiasan, dan atau citraan dalam teks.
Indikator
Menjelaskan makna ungkapan kiasan dalam cerpen.
Jenis teks
Cerpen

Bacalah Wacana 5.

Makna kalimat “Tawanya terdengar seperti pintu yang dipaksa terbuka” adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Pintu yang “dipaksa terbuka” menggambarkan sesuatu yang tidak terjadi dengan wajar. Kalimat itu muncul saat Ibu membicarakan anaknya yang jauh, jadi tawanya menutupi rasa rindu. Jawaban: C.

Soal 18Pilihan Ganda Kompleks – MCMA
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Membandingkan nilai-nilai (budaya, sosial, moral, religius, dan/atau pendidikan) dalam karya sastra Indonesia dan/atau terjemahan.
Indikator
Menyimpulkan nilai-nilai dalam cerpen.
Jenis teks
Cerpen

Bacalah Wacana 5.

Nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen tersebut adalah ....
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A, B, D

A: Ibu mengirim makanan kepada Pak Darto. B: Mas Bayu bekerja berat agar dapat membayar kuliah adiknya. D: berbagi makanan dengan tetangga adalah kebiasaan yang hidup di masyarakat. Jawaban: A, B, D.

C dan E tidak ada dalam cerita.
Soal 19Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur puisi, prosa, dan drama Indonesia atau terjemahan.
Indikator
Menilai bagian cerpen yang paling kuat menimbulkan respons emosional.
Jenis teks
Cerpen

Bacalah Wacana 5.

Bagian cerpen yang paling kuat menunjukkan perubahan suasana dari sedih menjadi hangat adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A

Kalimat penutup menyandingkan kekosongan yang sama (kursi kosong) dengan perasaan yang telah berubah (tidak lagi sepi). Jawaban: A.

B, D dan E menggambarkan suasana sedih atau sepi saja.
Wacana 6

Mangrove sebagai Benteng Pesisir

(1) Hutan mangrove tumbuh di wilayah pasang surut, tempat air laut dan air tawar bertemu. (2) Akar-akarnya yang rapat mampu meredam energi gelombang dan menahan lumpur sehingga garis pantai tidak mudah terkikis. (3) Penelitian di beberapa wilayah pesisir Indonesia menunjukkan bahwa sabuk mangrove selebar seratus meter dapat mengurangi tinggi gelombang hingga lebih dari separuhnya.

(4) Selain melindungi pantai, mangrove menyimpan karbon dalam jumlah besar. (5) Sebagian besar karbon itu tersimpan di dalam tanah berlumpur di bawahnya, bukan hanya di batang dan daunnya. (6) Oleh sebab itu, kerusakan mangrove tidak hanya menghilangkan pohon, tetapi juga melepaskan karbon yang telah tersimpan selama ratusan tahun.

(7) Mangrove juga menjadi tempat pemijahan dan pembesaran bagi banyak jenis ikan, udang, dan kepiting. (8) Nelayan tradisional di sekitar hutan mangrove umumnya memperoleh hasil tangkapan yang lebih stabil. (9) Wisatawan menyukai jembatan kayu di tengah hutan mangrove karena pemandangannya indah.

(10) Sayangnya, luas mangrove di Indonesia terus berkurang akibat alih fungsi menjadi tambak, permukiman, dan kawasan industri. (11) Upaya rehabilitasi telah dilakukan dengan menanam bibit di banyak lokasi, tetapi tidak semua berhasil. (12) Bibit sering ditanam di lokasi yang tidak sesuai, misalnya terlalu jauh ke laut, sehingga mati sebelum berakar kuat.

(13) Para ahli menekankan bahwa keberhasilan rehabilitasi tidak diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi dari jumlah pohon yang tetap hidup setelah beberapa tahun. (14) Mereka menyarankan agar penanaman didahului pemulihan aliran air pasang surut. (15) Masyarakat setempat juga perlu dilibatkan sejak awal, karena merekalah yang paling memahami kondisi lahan dan akan merawat mangrove dalam jangka panjang. (16) Di beberapa desa, kelompok nelayan dan ibu-ibu pengolah hasil laut telah membentuk kelompok pelestari yang menyemai bibit sendiri dan menjaga lokasi tanam dari kambing yang memakan tunas muda. (17) Pengalaman desa-desa tersebut menunjukkan bahwa mangrove yang dirawat oleh warga setempat memiliki tingkat hidup jauh lebih tinggi daripada mangrove yang ditanam dalam acara seremonial sekali jalan.

Soal 20Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menjelaskan kohesi dan koherensi dalam teks ilmiah.
Indikator
Menentukan kalimat yang merusak kepaduan (koherensi) paragraf.
Jenis teks
Teks ilmiah

Bacalah Wacana 6.

Kalimat yang tidak padu dengan gagasan utama paragrafnya adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

Paragraf ketiga membahas peran mangrove bagi perikanan (tempat pemijahan, hasil tangkapan nelayan). Kalimat (9) tentang jembatan kayu dan keindahan pemandangan keluar dari gagasan tersebut. Jawaban: B.

Soal 21Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menjelaskan kohesi dan koherensi dalam teks ilmiah.
Indikator
Menjelaskan fungsi konjungsi antarkalimat dalam teks ilmiah.
Jenis teks
Teks ilmiah

Bacalah Wacana 6.

Konjungsi oleh sebab itu pada kalimat (6) menyatakan hubungan ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Kalimat (5) menyatakan penyebab (karbon tersimpan dalam tanah); kalimat (6) menyatakan akibatnya. Jawaban: D.

Soal 22Pilihan Ganda Kompleks – Kategori
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi informasi dalam teks akademik.
Indikator
Mengidentifikasi informasi dalam teks ilmiah.
Jenis teks
Teks ilmiah

Bacalah Wacana 6.

Tentukan Sesuai atau Tidak Sesuai setiap pernyataan berikut dengan isi teks.

PernyataanSesuaiTidak Sesuai
A. Sabuk mangrove selebar seratus meter dapat mengurangi tinggi gelombang lebih dari separuhnya.
B. Sebagian besar karbon mangrove tersimpan di batang dan daunnya.
C. Bibit mangrove sering mati karena ditanam terlalu jauh ke arah laut.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Sesuai; B Tidak Sesuai; C Sesuai

A Sesuai (kalimat 3). B Tidak Sesuai: kalimat (5) menyebut sebagian besar karbon tersimpan di dalam tanah. C Sesuai (kalimat 12).

Soal 23Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menjelaskan ketepatan penggunaan afiks, konstruksi frasa, konstruksi klausa, dan/atau kalimat dalam teks.
Indikator
Menjelaskan ketepatan konstruksi kalimat dalam teks ilmiah.
Jenis teks
Teks ilmiah

Bacalah Wacana 6.

Kalimat (13) dapat diringkas tanpa mengubah maknanya menjadi ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Kalimat (13) memuat pertentangan “tidak diukur dari … tetapi dari …”. Ringkasan C mempertahankan kedua bagian tersebut. Jawaban: C.

B membalik maknanya. E kehilangan gagasan utama.
Soal 24Pilihan Ganda Kompleks – MCMA
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai gagasan dan pandangan dalam berbagai teks (digital atau cetak) berdasarkan kaidah logika berpikir.
Indikator
Menilai program rehabilitasi berdasarkan gagasan dalam teks.
Jenis teks
Teks ilmiah

Bacalah Wacana 6.

Sebuah desa akan merehabilitasi mangrove. Rencana mana saja yang sesuai dengan saran para ahli dalam teks?
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A, C, E

A sesuai kalimat (14), C sesuai kalimat (15), dan E sesuai kalimat (13). Jawaban: A, C, E.

B mengulang kesalahan yang disebut kalimat (12). D bertentangan dengan kalimat (13).
Soal 25Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi informasi dalam teks akademik.
Indikator
Mengidentifikasi informasi yang tidak terdapat dalam teks ilmiah.
Jenis teks
Teks ilmiah

Bacalah Wacana 6.

Informasi yang tidak terdapat dalam teks adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E

Teks menyebut penyebab berkurangnya mangrove (kalimat 10), perannya bagi ikan (7), peran warga (15–17) dan cara meredam gelombang (2), tetapi tidak menyebut jumlah bibit yang ditanam setiap tahun. Jawaban: E.

Kunci Jawaban

NoElemenBentukKunci
1Pemahaman InferensialPilihan GandaC
2Pemahaman TekstualPGK KategoriA Benar; B Salah; C Benar
3Pemahaman InferensialPilihan GandaB
4Evaluasi dan ApresiasiPGK MCMAA, C, D
5Pemahaman InferensialPilihan GandaD
6Pemahaman TekstualPGK KategoriA Sesuai; B Tidak Sesuai; C Sesuai
7Pemahaman TekstualPilihan GandaA
8Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaE
9Pemahaman InferensialPilihan GandaB
10Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaD
11Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaA
12Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaC
13Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaD
14Pemahaman TekstualPilihan GandaB
15Pemahaman InferensialPGK KategoriA Tepat; B Tidak Tepat; C Tepat
16Pemahaman TekstualPilihan GandaE
17Pemahaman InferensialPilihan GandaC
18Pemahaman InferensialPGK MCMAA, B, D
19Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaA
20Pemahaman InferensialPilihan GandaB
21Pemahaman InferensialPilihan GandaD
22Pemahaman TekstualPGK KategoriA Sesuai; B Tidak Sesuai; C Sesuai
23Pemahaman InferensialPilihan GandaC
24Evaluasi dan ApresiasiPGK MCMAA, C, E
25Pemahaman TekstualPilihan GandaE

Setelah mengerjakan. Lihat rekap per elemen di hasil pemeriksaan. Dua kesalahan atau lebih pada satu elemen menandakan materi yang perlu diulang. Ringkasan materi Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut SMA sedang kami siapkan di Learning Hub. Butuh pendampingan? Hubungi kami untuk sesi les Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut. Bandingkan skormu dengan peserta lain di papan peringkat.