AccelerateMyEdu
Kurikulum Nasional · TKA SMA 2026

Latihan TKA Bahasa Indonesia SMA 2026 — Paket 1

30 soal dalam 75 menit, disusun mengikuti kerangka asesmen TKA Bahasa Indonesia dari Pusmendik: pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi atas teks informasi dan teks fiksi, tiga level kognitif, dan tiga bentuk soal. Kerjakan langsung di halaman ini seperti ujian berbasis komputer, lalu tekan Periksa Jawaban untuk melihat skor dan pembahasan setiap soal.

Gratis untuk semua — silakan bagikan kepada siapa pun yang sedang bersiap menghadapi TKA.

Petunjuk pengerjaan.

Tentang paket ini. Soal-soal ini disusun sendiri oleh tim AccelerateMyEdu berdasarkan kerangka asesmen TKA Bahasa Indonesia (muatan, kompetensi dan matriks asesmen) serta pola soal TKA Bahasa Indonesia 2025. Ini bukan soal resmi dan tidak berafiliasi dengan Kemendikdasmen. Setiap soal mencantumkan hierarki indikatornya (elemen, subelemen, kompetensi dan indikator) agar kamu tahu kompetensi mana yang sedang dilatih.

Pemahaman Tekstual8 soal · tersebar di beberapa wacanaPemahaman Inferensial12 soal · tersebar di beberapa wacanaEvaluasi dan Apresiasi10 soal · tersebar di beberapa wacana
⏱ 75:00 Terjawab 0/30
Wacana 1

Subak di Tengah Arus Pariwisata

Subak adalah sistem pengelolaan air irigasi yang telah dijalankan petani Bali sejak berabad-abad lalu. Dalam subak, air dari satu sumber dibagi secara adil ke petak-petak sawah melalui saluran, terowongan, dan bendung kecil. Pembagian itu tidak hanya diatur oleh perhitungan teknis, tetapi juga oleh ritual di pura air yang mengingatkan petani bahwa air adalah milik bersama. Karena nilai budayanya, UNESCO menetapkan lanskap subak sebagai Warisan Budaya Dunia pada tahun 2012.

Namun, pengakuan dunia tidak serta-merta menjamin kelestarian subak. Sawah di sekitar kawasan wisata terus menyusut karena beralih fungsi menjadi vila, restoran, dan kafe dengan pemandangan terasering. Harga tanah yang melonjak membuat sebagian petani tergiur menjual lahannya. Di sisi lain, generasi muda enggan bertani karena penghasilan dari sawah dinilai tidak sebanding dengan kerja kerasnya.

Masalah lain datang dari air itu sendiri. Hotel dan vila membutuhkan air dalam jumlah besar, sering kali dengan mengebor sumur dalam. Akibatnya, debit mata air yang mengalir ke saluran subak berkurang, terutama pada musim kemarau. Petani di bagian hilir menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya.

Beberapa desa mencoba jalan tengah. Mereka mengembangkan ekowisata berbasis subak: wisatawan diajak menanam padi, belajar membagi air, dan menginap di rumah warga. Sebagian pendapatan disisihkan untuk memperbaiki saluran dan memberi insentif kepada petani yang tidak menjual lahannya. Pemerintah daerah juga menerbitkan aturan zona hijau yang melarang pembangunan di petak sawah tertentu.

Upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil, tetapi menunjukkan satu hal penting: pariwisata dan pertanian tidak harus saling meniadakan. Subak justru dapat bertahan jika pariwisata ikut menanggung biaya untuk merawatnya.

Soal 1Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks.
Indikator
Menentukan kerangka teks yang sesuai dengan urutan bagian-bagian penting teks eksplanasi/informasi.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 1.

Kerangka yang paling tepat untuk teks “Subak di Tengah Arus Pariwisata” adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

Paragraf 1 menjelaskan pengertian subak dan pengakuan UNESCO. Paragraf 2 membahas alih fungsi lahan serta enggannya generasi muda bertani. Paragraf 3 membahas berkurangnya air. Paragraf 4 menguraikan upaya desa dan pemerintah daerah. Paragraf 5 berisi simpulan. Jawaban: B.

A urutannya tidak sesuai. D keliru karena teks tidak menyarankan pariwisata dihentikan. E hanya mendaftar rincian, bukan kerangka bagian-bagian teks.
Soal 2Pilihan Ganda Kompleks – Kategori
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi penggunaan kata serapan dari bahasa daerah/asing dalam berbagai bidang.
Indikator
Mengidentifikasi makna kata serapan sesuai konteks dalam teks.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 1.

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan tentang kata serapan dalam teks berikut.

PernyataanBenarSalah
A. Kata irigasi merupakan kata serapan dari bahasa asing yang berkaitan dengan bidang pertanian dan pengairan.
B. Kata insentif pada paragraf keempat bermakna ‘hukuman bagi petani yang menjual lahannya’.
C. Kata debit pada paragraf ketiga bermakna ‘banyaknya air yang mengalir dalam satuan waktu tertentu’.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Benar; B Salah; C Benar

A Benar: irigasi diserap dari bahasa Belanda/Inggris (irrigatie/irrigation) dan berarti pengairan sawah.

B Salah: insentif berarti tambahan penghasilan atau hadiah untuk mendorong seseorang — dalam teks, diberikan kepada petani yang tidak menjual lahannya.

C Benar: dalam konteks mata air, debit berarti volume air yang mengalir per satuan waktu, bukan istilah perbankan.

Soal 3Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan/atau antarparagraf dalam teks.
Indikator
Menjelaskan hubungan isi antarparagraf dalam teks.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 1.

Hubungan isi paragraf keempat dengan paragraf kedua dan ketiga adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Paragraf 2 dan 3 berisi masalah (alih fungsi lahan, regenerasi petani, berkurangnya air). Paragraf 4 dibuka dengan “Beberapa desa mencoba jalan tengah” lalu menguraikan ekowisata, insentif dan zona hijau — yaitu solusi. Jawaban: D.

Soal 4Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai keakuratan, kesesuaian, kecukupan, atau ketepatan informasi dalam teks.
Indikator
Menilai kesesuaian pernyataan dengan isi teks.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 1.

Seorang siswa menyimpulkan, “Menurut teks, pariwisata selalu merugikan subak.” Penilaian yang tepat terhadap simpulan tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Teks memang menyebutkan dampak buruk pariwisata, tetapi paragraf 4 dan 5 menunjukkan bahwa pariwisata yang dikelola dengan baik dapat ikut menanggung biaya perawatan subak. Kata “selalu” membuat simpulan itu tidak akurat. Jawaban: C.

E salah: paragraf 2 justru menyatakan bahwa pengakuan dunia “tidak serta-merta menjamin kelestarian subak”.
Wacana 2

Janggan

Sore itu angin dari laut bertiup kencang. Kakek duduk di beranda, jari-jarinya yang keriput sibuk meraut bilah bambu. Di dekat kakinya tergeletak kain putih yang sudah dipotong berbentuk ekor panjang. Bau bambu basah bercampur dengan asin udara pantai.

“Musim layangan sebentar lagi, Gus,” katanya tanpa menoleh. “Tahun ini kita buat janggan lagi.”

Aku hanya mengangguk sambil terus menatap layar ponsel. Teman-temanku sedang ramai membicarakan turnamen gim daring akhir pekan nanti. Tahun lalu aku sudah berjanji menemani Kakek ke lapangan dekat pantai, tetapi aku lupa. Aku malah menghabiskan hari itu di kamar.

“Bambunya harus direndam dulu supaya lentur dan tidak mudah patah,” lanjut Kakek. “Layangan itu seperti orang. Kalau terlalu kaku, sekali diterpa angin besar, langsung patah.”

Aku mengangkat wajah. Ada sesuatu dalam suaranya yang membuatku berhenti menggulir layar. Tangannya bergetar ketika mencoba menyambung dua bilah bambu, dan benangnya terlepas dua kali.

“Biar saya yang ikat, Kek,” kataku akhirnya.

Kakek tersenyum, lalu menyerahkan gulungan benang itu. Ia menunjukkan cara membuat simpul yang benar, kemudian membiarkanku mengulanginya sampai tiga kali. Jari-jariku kaku, tetapi lama-kelamaan simpulnya menjadi rapi.

Hari itu kami bekerja sampai matahari tenggelam. Ponselku tergeletak di meja, layarnya beberapa kali menyala tanpa kuhiraukan.

Seminggu kemudian, janggan kami terbang tinggi di atas lapangan. Ekornya yang panjang meliuk-liuk seperti naga di langit sore. Kakek tidak banyak bicara; ia hanya berdiri di sampingku sambil memegang ujung benang.

“Kalau Kakek sudah tidak kuat lagi,” katanya pelan, “kamu yang terbangkan, ya.”

Aku menggenggam benang lebih erat. Angin laut terasa dingin, tetapi entah mengapa dadaku hangat.

Soal 5Pilihan Ganda Kompleks – MCMA
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi latar, karakter, dan/atau fenomena berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.
Indikator
Mengidentifikasi latar tempat dan sosial budaya berdasarkan kosakata dalam cerpen.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 2.

Kata atau frasa mana saja yang menunjukkan latar tempat dan budaya cerita, yaitu daerah pesisir di Bali?
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A, C, E

“Angin dari laut” dan “lapangan dekat pantai” menunjukkan latar pesisir. “Janggan” adalah layangan tradisional Bali yang berekor panjang, sehingga menunjukkan latar budaya Bali (didukung sapaan “Gus”). Jawaban: A, C, E.

“Turnamen gim daring” dan “layar ponsel” menunjukkan latar waktu masa kini, bukan tempat atau budaya tertentu.
Soal 6Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Menyimpulkan makna ungkapan tokoh dalam cerpen.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 2.

Makna ucapan Kakek, “Layangan itu seperti orang. Kalau terlalu kaku, sekali diterpa angin besar, langsung patah,” adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A

Kakek memakai perumpamaan: bambu yang lentur tahan angin, bambu yang kaku mudah patah. Pesannya berlaku bagi manusia — sikap yang terlalu keras dan tidak mau menyesuaikan diri membuat orang mudah “patah” saat menghadapi masalah besar. Jawaban: A.

B dan C hanya memahami kalimat itu secara harfiah; C juga bertentangan dengan pesan tentang kelenturan.
Soal 7Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Menyimpulkan perubahan watak tokoh utama dalam cerpen.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 2.

Perubahan sikap tokoh aku dari awal hingga akhir cerita adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E

Awalnya aku sibuk dengan ponsel dan pernah melupakan janji kepada Kakek. Setelah melihat tangan Kakek bergetar, ia menawarkan diri membantu, mengabaikan ponselnya, dan di akhir cerita menggenggam benang “lebih erat” sebagai tanda siap meneruskan. Jawaban: E.

Soal 8Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai ketepatan bagian teks untuk menggambarkan karakter, peristiwa, atau latar dalam teks fiksi.
Indikator
Menilai bagian cerita yang paling tepat menggambarkan perubahan karakter tokoh.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 2.

Bagian cerita yang paling tepat menunjukkan bahwa tokoh aku mulai mengutamakan kakeknya daripada kesenangannya sendiri adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Kalimat C memperlihatkan pilihan tokoh secara tidak langsung: notifikasi dari teman-temannya (kesenangannya) ia abaikan demi terus bekerja bersama Kakek. Jawaban: C.

A dan B menggambarkan sikap awal yang acuh. D menunjukkan keterampilan yang bertambah, bukan prioritas yang berubah. E menggambarkan latar.
Wacana 3

Teks A — Larangan Harus Diperluas

Sejak 2019, pemerintah kota melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai di toko swalayan dan pasar modern. Data dinas lingkungan hidup menunjukkan bahwa timbulan sampah plastik yang masuk ke tempat pembuangan akhir turun 28 persen dalam tiga tahun pertama. Menurut saya, keberhasilan ini membuktikan bahwa aturan tegas lebih efektif daripada imbauan. Oleh karena itu, larangan tersebut sudah saatnya diperluas ke pasar tradisional, tempat kantong plastik justru paling banyak digunakan. Pedagang dan pembeli pasti akan cepat terbiasa, sebagaimana yang terjadi di toko swalayan. Pada bulan-bulan pertama dulu, banyak pembeli di swalayan juga mengeluh. Kini, membawa tas belanja sendiri sudah menjadi pemandangan biasa. Menunda larangan hanya akan membuat sungai dan pantai kita semakin penuh sampah.

— Rina, pegiat lingkungan

Teks B — Beri Kami Waktu

Kami, para pedagang pasar tradisional, tidak menolak upaya mengurangi sampah plastik. Namun, keadaan kami berbeda dengan toko swalayan. Sebagian besar pembeli kami datang tanpa membawa tas, dan kantong pengganti dari kertas atau kain harganya tiga sampai lima kali lebih mahal. Bagi pedagang kecil yang untungnya tipis, tambahan biaya itu sangat terasa. Jika kami menaikkan harga, pembeli akan pindah ke pedagang lain atau ke warung di luar pasar yang tidak diawasi. Kami mengusulkan masa peralihan selama satu tahun, disertai pembagian tas kain bersubsidi kepada pembeli. Lagi pula, kantong plastik hanyalah bagian kecil dari sampah kota, jadi pemerintah sebaiknya mengurus sampah lain lebih dulu. Kami siap diajak berdiskusi agar aturan ini adil bagi semua pihak.

— Pak Made, ketua paguyuban pedagang pasar

Soal 9Pilihan Ganda Kompleks – Kategori
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Mengidentifikasi informasi tersurat dalam dua teks.
Jenis teks
Teks informasi jamak

Bacalah Wacana 3.

Tentukan Sesuai atau Tidak Sesuai setiap pernyataan berikut dengan isi kedua teks.

PernyataanSesuaiTidak Sesuai
A. Timbulan sampah plastik yang masuk ke tempat pembuangan akhir turun 28 persen dalam tiga tahun pertama larangan.
B. Para pedagang pasar tradisional menolak segala upaya mengurangi sampah plastik.
C. Teks B mengusulkan masa peralihan satu tahun dan pembagian tas kain bersubsidi.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Sesuai; B Tidak Sesuai; C Sesuai

A Sesuai dengan data dalam Teks A. B Tidak Sesuai: Teks B justru dibuka dengan “Kami … tidak menolak upaya mengurangi sampah plastik.” C Sesuai dengan kalimat keenam Teks B.

Soal 10Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Menyimpulkan persamaan dan perbedaan pandangan dalam dua teks.
Jenis teks
Teks informasi jamak

Bacalah Wacana 3.

Persamaan dan perbedaan pandangan kedua penulis adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

Rina ingin larangan segera diperluas ke pasar tradisional; Pak Made setuju tujuannya, tetapi meminta masa peralihan dan subsidi tas kain. Jadi mereka sepakat pada tujuan dan berbeda pada cara serta waktu penerapan. Jawaban: B.

Soal 11Pilihan Ganda Kompleks – MCMA
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai keakuratan, kesesuaian, kecukupan, atau ketepatan informasi dalam teks.
Indikator
Membedakan kalimat fakta dan opini dalam teks.
Jenis teks
Teks informasi jamak

Bacalah Wacana 3.

Kalimat mana saja yang merupakan opini?
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A, C, E

Opini berisi pendapat, penilaian atau dugaan yang belum tentu benar, sering ditandai kata menurut saya, pasti, sebaiknya. Kalimat A, C dan E berisi penilaian dan dugaan. Jawaban: A, C, E.

B adalah fakta yang dapat diperiksa. D adalah pernyataan tentang usulan yang benar-benar diajukan — itu fakta bahwa mereka mengusulkan sesuatu.
Soal 12Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai keakuratan, kesesuaian, kecukupan, atau ketepatan informasi dalam teks.
Indikator
Menilai kecukupan bukti yang mendukung argumen dalam teks.
Jenis teks
Teks informasi jamak

Bacalah Wacana 3.

Bagian Teks B yang argumennya paling lemah karena tidak didukung data adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Klaim D disampaikan tanpa angka atau sumber, padahal Teks A menunjukkan data penurunan 28% yang menandakan kantong plastik cukup berpengaruh. Klaim tersebut juga dipakai untuk menunda tindakan, sehingga memerlukan bukti paling kuat. Jawaban: D.

Keterangan tentang harga (B) didukung perbandingan “tiga sampai lima kali lebih mahal”.
Wacana 4

Membaca Banyak, Menamatkan Sedikit

Sebuah survei terhadap 400 siswa SMA di sebuah kota menunjukkan bahwa remaja sebenarnya tidak malas membaca. Mereka membaca hampir tiga jam setiap hari. Masalahnya terletak pada apa yang dibaca. Sebagian besar waktu itu dihabiskan untuk membaca unggahan media sosial yang pendek dan cepat berganti.

Survei tersebut dilakukan dengan kuesioner daring yang diisi siswa kelas X sampai XII dari delapan sekolah negeri dan swasta. Siswa diminta mencatat berapa lama mereka membaca setiap jenis bacaan selama satu minggu, lalu hasilnya dirata-ratakan per hari. Karena dicatat sendiri oleh siswa, peneliti mengingatkan bahwa angka-angka itu merupakan perkiraan, bukan hasil pengukuran yang pasti.

Rata-rata waktu membaca per hari (menit)Media sosial95Artikel daring40Buku cetak25Buku elektronik150255075100Sumber: survei ilustratif terhadap 400 siswa SMA

Waktu yang dipakai untuk membaca buku, baik cetak maupun elektronik, hanya 40 menit per hari. Angka ini sama dengan waktu membaca artikel daring. Survei yang sama mencatat bahwa siswa yang menamatkan sedikitnya satu buku setiap bulan turun dari 34 persen pada 2023 menjadi 28 persen pada 2025.

Para pustakawan sekolah menilai penurunan itu berkaitan dengan kebiasaan membaca potongan-potongan informasi. Meskipun demikian, mereka tidak menyalahkan gawai. Menurut mereka, gawai justru dapat menjadi pintu masuk: siswa yang mengikuti akun ulasan buku cenderung lebih sering meminjam buku di perpustakaan. Beberapa siswa bahkan mengaku mulai membaca novel setelah menonton potongan video tentang isi cerita tersebut.

Peneliti menyarankan agar sekolah tidak sekadar mewajibkan siswa membaca. Sekolah perlu menyediakan waktu membaca bebas, membiarkan siswa memilih bacaannya sendiri, dan membuat forum untuk membicarakan buku yang sudah dibaca. Dengan cara itu, membaca buku tidak lagi terasa sebagai tugas, tetapi sebagai kegiatan yang menyenangkan.

Soal 13Pilihan Ganda Kompleks – MCMA
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks.
Indikator
Menyajikan kembali informasi dari grafik dan teks secara tepat.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 4.

Pernyataan mana saja yang sesuai dengan grafik dan isi teks?
Pilih semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

Skor penuh hanya jika semua pilihan benar dicentang dan tidak ada pilihan salah yang dicentang.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A, B, D

A: 95 menit > 3 × 25 = 75 menit. B: 25 + 15 = 40 menit, sama dengan artikel daring. D: 95 + 40 + 25 + 15 = 175 menit, hampir 3 jam. Jawaban: A, B, D.

C: buku elektronik 15 menit, lebih singkat dari buku cetak. E: turun dari 34% menjadi 28%.
Soal 14Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Menyimpulkan gagasan utama teks yang disertai grafik.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 4.

Gagasan utama teks tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Teks dibuka dengan “remaja sebenarnya tidak malas membaca… Masalahnya terletak pada apa yang dibaca”, lalu didukung data grafik dan penurunan jumlah siswa yang menamatkan buku. Jawaban: C.

A bertentangan dengan kalimat pertama. D bertentangan dengan pendapat pustakawan yang tidak menyalahkan gawai. E hanya rincian.
Soal 15Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan/atau antarparagraf dalam teks.
Indikator
Menjelaskan hubungan makna antarkalimat yang ditandai konjungsi.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 4.

Ungkapan meskipun demikian pada paragraf ketiga menyatakan hubungan ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A

Meskipun demikian adalah konjungsi antarkalimat yang menyatakan pertentangan atau konsesi: kalimat sebelumnya menyiratkan dampak buruk kebiasaan digital, tetapi kalimat sesudahnya menyatakan bahwa gawai tidak disalahkan. Jawaban: A.

Soal 16Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.
Indikator
Menilai program yang paling sesuai dengan saran dalam teks untuk diterapkan di sekolah.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 4.

Program sekolah berikut yang paling sesuai dengan saran peneliti dalam teks adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E

Peneliti menyarankan tiga hal: waktu membaca bebas, kebebasan memilih bacaan, dan forum membicarakan buku. Program E memenuhi ketiganya. Jawaban: E.

A justru “sekadar mewajibkan” dengan bacaan yang ditentukan — yang tidak disarankan teks.
Wacana 5

Pesan di Peron

Ibu tak banyak berkata di peron pagi itu hanya merapikan kerah bajuku seperti merapikan doa yang belum selesai Kereta mendengus, tak sabar membawa ransel berisi nasi, kerupuk, dan sebungkus rindu yang ia selipkan di antara buku-buku “Jangan lupa makan,” katanya kalimat sederhana yang kelak kupahami sebagai seluruh isi hatinya Kini, setiap kali kota menelanku dalam bisingnya aku masih mendengar peluit itu dan melihat tangan kurus melambai semakin kecil, semakin kecil tetapi tak pernah benar-benar hilang
Soal 17Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Menyimpulkan makna larik puisi yang mengandung kiasan.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 5.

Makna larik “sebungkus rindu / yang ia selipkan di antara buku-buku” adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

“Rindu” tidak dapat dibungkus secara harfiah. Penyair memakai kiasan: bekal yang disiapkan ibu (nasi, kerupuk) menjadi wujud perasaan rindu dan sayangnya. Jawaban: B.

Soal 18Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur puisi, prosa, dan drama.
Indikator
Menyimpulkan respons emosional yang ditimbulkan puisi.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 5.

Perasaan yang paling kuat ditimbulkan oleh bait terakhir puisi tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Bait terakhir menggambarkan aku lirik yang masih “mendengar peluit” dan “melihat tangan kurus melambai … tetapi tak pernah benar-benar hilang”. Pengulangan “semakin kecil, semakin kecil” menegaskan jarak, sedangkan larik penutup menegaskan ikatan yang tetap ada — menimbulkan rasa haru dan rindu. Jawaban: D.

Soal 19Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai ketepatan dan kesesuaian penggunaan bahasa dalam teks.
Indikator
Menilai ketepatan penggunaan majas dalam puisi.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 5.

Penggunaan majas personifikasi dalam puisi tersebut terdapat pada larik ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A

Personifikasi memberi sifat manusia kepada benda mati. Kereta digambarkan “mendengus” dan “tak sabar” seperti manusia. (Larik “kota menelanku” juga personifikasi, tetapi tidak ada di pilihan.) Jawaban: A.

D adalah pengulangan (repetisi), bukan personifikasi.
Wacana 6

Ulasan Pengunjung: Kebun Raya Mini Desa Sari

Dewi A. — ★★★★★ — Cocok untuk belajar di luar kelas
Kami datang bersama rombongan kelas X. Pemandunya ramah dan menjelaskan nama latin serta khasiat puluhan tanaman obat. Anak-anak bisa mencoba membuat jamu kunyit asam. Tiket Rp15.000,00 per orang sudah termasuk pemandu. Setelah berkeliling, siswa kami bisa menyebutkan manfaat lebih dari sepuluh tanaman.

Hendra — ★★★☆☆ — Asri, tetapi fasilitas kurang
Tanamannya terawat dan udaranya sejuk. Papan nama setiap tanaman ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, sehingga tamu dari luar negeri pun dapat ikut belajar. Sayangnya, jumlah toilet hanya dua dan antreannya panjang pada akhir pekan. Tempat parkir juga sempit sehingga bus besar harus berhenti di jalan desa. Datanglah pada hari kerja kalau ingin lebih nyaman.

Pak Nyoman — ★★★★☆ — Perlu perencanaan
Kebun buka pukul 08.00–16.00 dan tutup setiap Senin, jadi periksa jadwal sebelum berangkat. Sinyal telepon di bagian belakang kebun cukup lemah, sehingga guru sebaiknya menyepakati titik kumpul sejak awal. Untuk rombongan lebih dari 30 orang, pengelola meminta pemesanan paling lambat dua hari sebelumnya.

Maria — ★★★★☆ — Ramah anak
Jalan setapaknya landai dan aman untuk anak kecil maupun lansia. Banyak bangku di bawah pohon untuk beristirahat. Ada taman bermain kecil di dekat pintu masuk, lengkap dengan ayunan dan perosotan kayu yang kokoh. Kafe di dalam kebun menjual minuman herbal, tetapi harganya agak mahal untuk ukuran desa. Karena di dalam tidak ada tempat sampah, kami membawa pulang sampah sendiri.

Ulasan dikutip dari laman ulasan daring sebuah kebun raya fiktif. Nama pengulas disamarkan.

Soal 20Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Mengidentifikasi informasi tersurat yang dibandingkan dari beberapa ulasan.
Jenis teks
Teks informasi jamak

Bacalah Wacana 6.

Informasi yang disebutkan oleh lebih dari satu pengulas adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Dewi menyebut kebun cocok untuk belajar bagi rombongan pelajar (anak-anak mencoba membuat jamu), dan Maria menyebutnya ramah anak dengan taman bermain. Informasi lain hanya disebut oleh satu pengulas. Jawaban: C.

Soal 21Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Menyimpulkan saran yang tepat berdasarkan beberapa ulasan.
Jenis teks
Teks informasi jamak

Bacalah Wacana 6.

Berdasarkan ketiga ulasan, saran yang paling tepat bagi sekolah yang ingin membawa 80 siswa dengan dua bus besar adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E

Hendra menyarankan hari kerja dan menyebut bus besar harus berhenti di jalan desa; Maria menyebut tidak ada tempat sampah di dalam kebun. Jawaban: E.

A justru saat antrean toilet panjang. B, C dan D bertentangan dengan ulasan (ada kafe; ada pemandu yang ramah).
Soal 22Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai ketepatan dan kesesuaian penggunaan bahasa dalam teks.
Indikator
Menilai kalimat efektif dalam teks ulasan.
Jenis teks
Teks informasi jamak

Bacalah Wacana 6.

Kalimat berikut terdapat dalam ulasan Maria: “Karena di dalam tidak ada tempat sampah, kami membawa pulang sampah sendiri.” Jika ingin dibuat lebih jelas dan efektif, perbaikan yang paling tepat adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

Kalimat asli kurang jelas karena “di dalam” tidak menyebut di dalam apa. Pilihan B melengkapinya (“di dalam kebun”) dan menegaskan pemilik sampah. Jawaban: B.

A salah ejaan (di sebagai kata depan ditulis terpisah). C mengubah makna. D memakai dua konjungsi berpasangan yang tidak baku (oleh karena … maka). E membalik hubungan sebab-akibat.
Wacana 7

Benang yang Tak Putus

(Ruang tengah rumah keluarga Wayan. Sebuah alat tenun kayu berdiri di sudut. Ibu Sari sedang menggulung benang. Luh Ayu masuk membawa amplop.)

Luh Ayu: Bu, pengumumannya sudah keluar. Aku diterima di jurusan desain tekstil di Bandung.

Ibu Sari: (berhenti menggulung, lama terdiam) Bandung… jauh sekali, Luh.

Luh Ayu: Aku juga mendapat beasiswa, Bu. Biaya kuliah dan asrama ditanggung sampai lulus.

Ibu Sari: Bukan soal biaya. Sejak bapakmu meninggal, rumah ini hanya kita berdua.

Luh Ayu: Hanya empat tahun, Bu. Aku ingin belajar mengembangkan motif endek kita supaya bisa dijual ke luar negeri.

Ibu Sari: Motif endek tidak perlu dipelajari di kota orang. Nenekmu, ibumu ini, semuanya belajar dari alat tenun itu. Kalau kamu pergi, siapa yang meneruskan?

Luh Ayu: Justru karena aku ingin meneruskan, Bu. Pesanan kita makin sedikit. Pembeli sekarang mencari lewat internet. Kita tidak punya merek, tidak punya katalog.

Ibu Sari: (suaranya meninggi) Jadi, menurutmu cara Ibu sudah kuno?

Luh Ayu: (mendekat, memegang tangan ibunya) Bukan begitu, Bu. Tangan Ibu yang membuat kain-kain ini hidup. Aku hanya ingin lebih banyak orang melihatnya.

(Ibu Sari menatap alat tenun di sudut ruangan. Ia mengambil selembar kain setengah jadi, mengusapnya perlahan.)

Ibu Sari: Kain ini belum selesai. Ibu mulai menenunnya waktu kamu lahir. Setiap tahun Ibu tambahkan beberapa jengkal, sambil menunggu kamu besar.

Luh Ayu: (berbisik) Kalau begitu, biar kita selesaikan bersama sebelum aku berangkat.

(Ibu Sari tidak menjawab. Ia duduk di depan alat tenun dan menarik bangku kecil di sebelahnya.)

Soal 23Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Menyimpulkan konflik utama dalam kutipan drama.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 7.

Konflik utama dalam kutipan drama tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Ibu Sari khawatir tidak ada yang meneruskan tenun jika Luh Ayu pergi; Luh Ayu justru ingin kuliah agar dapat mengembangkan dan memasarkan tenun keluarganya. Keduanya ingin tradisi berlanjut, tetapi berbeda cara. Jawaban: D.

Soal 24Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi latar, karakter, dan/atau fenomena berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.
Indikator
Mengidentifikasi karakter tokoh berdasarkan dialog dan petunjuk lakuan.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 7.

Watak Luh Ayu yang tergambar melalui dialog dan petunjuk lakuannya adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A

Luh Ayu mempertahankan rencananya dengan alasan yang jelas (berpendirian), tetapi ketika ibunya tersinggung ia mendekat, memegang tangan ibunya dan memuji keterampilan sang ibu (santun dan menghargai). Jawaban: A.

Soal 25Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Memprediksi lanjutan atau akhir uraian/cerita berdasarkan bagian tertentu dalam teks.
Indikator
Memprediksi kelanjutan cerita berdasarkan bagian akhir kutipan drama.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 7.

Berdasarkan petunjuk lakuan terakhir, kelanjutan cerita yang paling mungkin adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: C

Ibu Sari tidak menjawab, tetapi duduk di depan alat tenun dan “menarik bangku kecil di sebelahnya” — isyarat mengajak Luh Ayu menyelesaikan kain bersama, seperti usul Luh Ayu. Ini tanda penerimaan. Jawaban: C.

Soal 26Pilihan Ganda Kompleks – Kategori
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.
Indikator
Menilai relevansi nilai dalam drama dengan kehidupan sehari-hari.
Jenis teks
Teks fiksi

Bacalah Wacana 7.

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Relevan atau Tidak Relevan dengan nilai yang dapat diambil dari kutipan drama untuk kehidupan saat ini.

PernyataanRelevanTidak Relevan
A. Perbedaan pendapat antargenerasi dapat diselesaikan dengan saling mendengarkan dan menghargai.
B. Tradisi dapat tetap hidup jika dipadukan dengan pengetahuan dan teknologi baru.
C. Anak sebaiknya selalu menuruti keinginan orang tua tanpa menyampaikan pendapatnya.

Skor penuh hanya jika semua baris dijawab dengan benar.

Kunci & Pembahasan
Kunci: A Relevan; B Relevan; C Tidak Relevan

A Relevan: konflik mereda setelah Luh Ayu berbicara lembut dan Ibu Sari mau mendengarkan. B Relevan: Luh Ayu ingin memakai ilmu desain dan pemasaran daring untuk tenun endek.

C Tidak Relevan: drama justru menunjukkan Luh Ayu menyampaikan pendapatnya dengan santun, dan itulah yang membuka jalan keluar.

Wacana 8

Mengapa Remaja Sulit Tidur Cepat?

Banyak orang tua mengeluh bahwa anak remajanya baru bisa tidur lewat tengah malam, lalu sulit dibangunkan pada pagi hari. Kebiasaan itu sering dianggap tanda malas. Padahal, sebagian penyebabnya berasal dari perubahan biologis yang wajar.

Tubuh manusia memiliki jam biologis yang disebut ritme sirkadian. Jam ini mengatur kapan kita merasa mengantuk dan kapan terjaga, antara lain melalui hormon melatonin. Pada masa pubertas, pelepasan melatonin bergeser sekitar dua jam lebih lambat. Akibatnya, remaja belum mengantuk pada jam ketika anak-anak dan orang dewasa sudah terlelap.

Pergeseran alami itu diperparah oleh kebiasaan menatap layar gawai menjelang tidur. Cahaya biru dari layar menekan pelepasan melatonin, sehingga rasa kantuk datang semakin lambat. Selain itu, konten yang terus bergulir membuat otak tetap waspada.

Di sisi lain, jam masuk sekolah umumnya tetap pagi. Remaja yang tidur pukul satu dan bangun pukul lima hanya tidur empat jam, jauh di bawah kebutuhan remaja yang berkisar delapan sampai sepuluh jam. Kurang tidur dalam jangka panjang berkaitan dengan menurunnya daya ingat, suasana hati yang mudah berubah, dan risiko kecelakaan di jalan. Tidur siang yang terlalu lama untuk “membayar” kekurangan itu justru dapat membuat remaja makin sulit mengantuk pada malam harinya.

Para ahli menganjurkan beberapa langkah sederhana. Gawai sebaiknya dijauhkan satu jam sebelum tidur, kamar dibuat gelap dan sejuk, dan jam tidur dijaga tetap sama, termasuk pada akhir pekan. Paparan cahaya matahari pada pagi hari juga membantu mengembalikan jam biologis ke waktu yang lebih awal. Beberapa negara bahkan mulai menunda jam masuk sekolah menengah agar sesuai dengan jam biologis remaja.

Soal 27Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Tekstual
Subkompetensi
Mengidentifikasi penggunaan kata serapan dari bahasa daerah/asing dalam berbagai bidang.
Indikator
Mengidentifikasi makna istilah serapan bidang kesehatan sesuai konteks.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 8.

Makna istilah ritme sirkadian dalam teks adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: E

Istilah ini dijelaskan langsung dalam paragraf 2: “Tubuh manusia memiliki jam biologis yang disebut ritme sirkadian. Jam ini mengatur kapan kita merasa mengantuk dan kapan terjaga.” Jawaban: E.

Soal 28Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan/atau antarparagraf dalam teks.
Indikator
Menjelaskan hubungan sebab-akibat antarparagraf.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 8.

Hubungan isi paragraf kedua dan ketiga adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: B

Paragraf 2 menjelaskan penyebab biologis (pelepasan melatonin bergeser). Paragraf 3 dibuka dengan “Pergeseran alami itu diperparah oleh…”, yaitu penyebab tambahan dari kebiasaan menatap layar. Jawaban: B.

Solusi baru muncul di paragraf 5, dan akibat kurang tidur di paragraf 4.
Soal 29Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Pemahaman Inferensial
Subkompetensi
Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
Indikator
Menyimpulkan informasi tersirat berdasarkan data dalam teks.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 8.

Berdasarkan teks, remaja yang tidur pukul 22.00 dan bangun pukul 06.00 ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: A

Pukul 22.00–06.00 berarti 8 jam tidur. Teks menyebut kebutuhan remaja “berkisar delapan sampai sepuluh jam”, jadi 8 jam tepat memenuhi batas bawahnya. Jawaban: A.

D terlalu pasti; teks hanya menyebut kurang tidur jangka panjang berkaitan dengan penurunan daya ingat.
Soal 30Pilihan Ganda
Hierarki Indikator
Kompetensi
Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi
Menilai keakuratan, kesesuaian, kecukupan, atau ketepatan informasi dalam teks.
Indikator
Menilai ketepatan pernyataan yang dikaitkan dengan isi teks.
Jenis teks
Teks informasi tunggal

Bacalah Wacana 8.

Seorang siswa menulis tanggapan: “Teks ini menunjukkan bahwa remaja yang tidur larut malam pasti malas.” Penilaian yang tepat terhadap tanggapan tersebut adalah ....

Kunci & Pembahasan
Kunci: D

Paragraf 1 menyatakan kebiasaan itu “sering dianggap tanda malas. Padahal, sebagian penyebabnya berasal dari perubahan biologis yang wajar.” Tanggapan siswa bertentangan dengan gagasan ini. Jawaban: D.

C keliru: teks justru menyebut remaja mengantuk lebih lambat.

Kunci Jawaban

NoElemenBentukKunci
1Pemahaman TekstualPilihan GandaB
2Pemahaman TekstualPGK KategoriA Benar; B Salah; C Benar
3Pemahaman InferensialPilihan GandaD
4Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaC
5Pemahaman TekstualPGK MCMAA, C, E
6Pemahaman InferensialPilihan GandaA
7Pemahaman InferensialPilihan GandaE
8Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaC
9Pemahaman TekstualPGK KategoriA Sesuai; B Tidak Sesuai; C Sesuai
10Pemahaman InferensialPilihan GandaB
11Evaluasi dan ApresiasiPGK MCMAA, C, E
12Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaD
13Pemahaman TekstualPGK MCMAA, B, D
14Pemahaman InferensialPilihan GandaC
15Pemahaman InferensialPilihan GandaA
16Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaE
17Pemahaman InferensialPilihan GandaB
18Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaD
19Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaA
20Pemahaman TekstualPilihan GandaC
21Pemahaman InferensialPilihan GandaE
22Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaB
23Pemahaman InferensialPilihan GandaD
24Pemahaman TekstualPilihan GandaA
25Pemahaman InferensialPilihan GandaC
26Evaluasi dan ApresiasiPGK KategoriA Relevan; B Relevan; C Tidak Relevan
27Pemahaman TekstualPilihan GandaE
28Pemahaman InferensialPilihan GandaB
29Pemahaman InferensialPilihan GandaA
30Evaluasi dan ApresiasiPilihan GandaD

Setelah mengerjakan. Lihat rekap per elemen di hasil pemeriksaan. Dua kesalahan atau lebih pada satu elemen menandakan materi yang perlu diulang. Ringkasan materi Bahasa Indonesia SMA sedang kami siapkan di Learning Hub. Butuh pendampingan? Hubungi kami untuk sesi les Bahasa Indonesia. Bandingkan skormu dengan peserta lain di papan peringkat.