Medan Magnet, Induksi Elektromagnetik, dan Gelombang Elektromagnetik
📋Capaian Pembelajaran
Fase F: menganalisis fenomena elektromagnetik. Sub materi: medan magnet, induksi elektromagnetik, arus bolak-balik, dan gelombang elektromagnetik. Panduan menyarankan proyek seperti catu daya, pembangkit listrik tenaga gerak, motor listrik sederhana, dan speaker sederhana.
🎯Yang perlu kamu kuasai
- Menentukan arah dan besar medan magnet di sekitar kawat lurus, kawat melingkar, solenoida, dan toroida.
- Menghitung gaya Lorentz pada kawat berarus dan muatan bergerak.
- Menerapkan Hukum Faraday dan Lenz untuk GGL induksi.
- Menjelaskan prinsip generator dan transformator serta menghitung efisiensi trafo.
- Menganalisis rangkaian arus bolak-balik dan resonansi RLC.
- Menjelaskan spektrum gelombang elektromagnetik dan pemanfaatannya.
📚Materi
1. Medan magnet akibat arus
\( \mu_0 = 4\pi \times 10^{-7} \) Wb/A m. Solenoida berarus berperilaku seperti magnet batang — prinsip elektromagnet pada bel listrik, derek barang bekas, dan relai.
2. Gaya Lorentz
Arahnya ditentukan kaidah tangan kanan (jari-jari menunjuk B, ibu jari menunjuk I atau v muatan positif, telapak menunjuk F). Dua kawat sejajar yang arusnya searah saling tarik-menarik. Gaya Lorentz inilah yang memutar motor listrik dan menggetarkan membran speaker.
3. Induksi elektromagnetik
Fluks magnetik \( \Phi = BA\cos\theta \). Perubahan fluks menimbulkan GGL induksi:
Tanda negatif adalah Hukum Lenz: arus induksi menimbulkan medan yang melawan perubahan fluks penyebabnya. Batang sepanjang \( L \) yang bergerak dengan kecepatan \( v \) tegak lurus medan \( B \) menghasilkan \( \varepsilon = BLv \). GGL induksi diperbesar dengan menambah lilitan, memperkuat magnet, atau mempercepat gerak.
Generator memutar kumparan dalam medan magnet sehingga menghasilkan GGL bolak-balik \( \varepsilon = NBA\omega\sin\omega t \). Pembangkit listrik tenaga air, uap, angin, dan panas bumi berbeda hanya pada cara memutar turbinnya.
4. Transformator
Pada trafo ideal \( V_p I_p = V_s I_s \). Trafo hanya bekerja dengan arus bolak-balik, karena memerlukan fluks yang berubah. Listrik ditransmisikan pada tegangan sangat tinggi (ratusan kV) agar arusnya kecil dan kerugian panas \( I^2R \) pada kabel kecil.
5. Arus bolak-balik
Tegangan PLN 220 V adalah nilai efektif; nilai maksimumnya \( V_m = V_{\text{ef}}\sqrt2 \approx 311 \) V, frekuensi 50 Hz.
Pada resistor, arus dan tegangan sefase; pada induktor tegangan mendahului arus 90°; pada kapasitor arus mendahului tegangan 90°. Resonansi terjadi saat \( X_L = X_C \), yaitu \( f = \dfrac{1}{2\pi\sqrt{LC}} \) — prinsip penala radio.
6. Gelombang elektromagnetik
Medan listrik dan medan magnet yang saling tegak lurus dan berubah-ubah merambat bersama sebagai gelombang transversal dengan kelajuan \( c = 3 \times 10^8 \) m/s di ruang hampa. Urutan spektrum dari frekuensi terkecil: gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak, ultraviolet, sinar-X, sinar gamma. Pemanfaatan: radio dan televisi, ponsel dan Wi-Fi (gelombang mikro), remote dan termometer inframerah, sterilisasi UV, rontgen (sinar-X), dan radioterapi (gamma). Makin besar frekuensinya, makin besar energi fotonnya dan makin besar potensi bahayanya bagi sel tubuh.
✏️Contoh soal
📝Latihan
Kerjakan di kertas, lalu buka jawabannya.
1. Berapa medan magnet pada jarak 2 cm dari kawat lurus berarus 10 A?
2. Kawat 50 cm berarus 4 A berada tegak lurus medan magnet 0,2 T. Berapa gaya Lorentz-nya?
3. Fluks pada kumparan 200 lilitan berubah dari 0,05 Wb menjadi 0,01 Wb dalam 0,1 s. Berapa GGL induksinya?
4. Mengapa trafo tidak dapat dipakai untuk menaikkan tegangan baterai (arus searah)?
5. Rangkaian RLC memiliki L = 0,1 H dan C = 10 μF. Berapa frekuensi resonansinya?
6. Urutkan dari panjang gelombang terbesar: sinar-X, gelombang radio, cahaya tampak, gelombang mikro.
🎯Latihan TKA
Belum ada soal latihan TKA yang khusus untuk topik ini. Kerjakan paket lengkapnya: TKA Fisika Paket 1 dan Paket 2.