Evolusi
📋Capaian Pembelajaran
Fase F: mengaitkan mekanisme evolusi dengan proses terjadinya keanekaragaman dan kelangsungan hidup organisme. Sub materi dalam Panduan: teori evolusi dan bukti-bukti evolusi, serta kaitan evolusi dengan terjadinya keanekaragaman.
🎯Yang perlu kamu kuasai
- Membandingkan teori Lamarck dan Darwin.
- Menjelaskan seleksi alam dari variasi, pewarisan, dan perbedaan kelangsungan hidup.
- Menjelaskan bukti evolusi: fosil, homologi, organ vestigial, embriologi, dan molekuler.
- Menjelaskan mekanisme spesiasi dan isolasi reproduksi.
- Menerapkan konsep evolusi pada resistensi antibiotik dan pestisida.
📚Materi
1. Teori evolusi
- Lamarck: organ yang sering dipakai berkembang, yang tidak dipakai mengecil, dan sifat yang diperoleh selama hidup diwariskan. Gagasan pewarisan sifat yang diperoleh tidak didukung genetika: otot hasil latihan tidak diwariskan karena tidak mengubah DNA gamet.
- Darwin (dan Wallace, yang juga meneliti di Nusantara): evolusi terjadi melalui seleksi alam. Pengamatan: individu dalam populasi bervariasi, keturunan lebih banyak daripada yang dapat bertahan, dan terjadi persaingan. Individu dengan variasi yang cocok dengan lingkungan lebih banyak bertahan dan berkembang biak, sehingga sifatnya makin umum di generasi berikutnya.
Sumber variasi baru adalah mutasi dan rekombinasi gen saat meiosis dan fertilisasi. Yang berevolusi adalah populasi, bukan individu.
2. Bukti evolusi
- Fosil: lapisan batuan yang lebih tua memuat organisme yang lebih sederhana; fosil peralihan seperti Archaeopteryx (ciri reptil dan burung).
- Organ homolog: struktur dasar sama, fungsi berbeda — lengan manusia, sayap kelelawar, sirip paus — menunjukkan nenek moyang bersama (evolusi divergen).
- Organ analog: fungsi sama, asal berbeda — sayap serangga dan sayap burung (evolusi konvergen).
- Organ vestigial: sisa organ yang mengecil fungsinya, misalnya tulang ekor dan umbai cacing pada manusia.
- Embriologi perbandingan: embrio vertebrata awal sama-sama memiliki celah faring dan ekor.
- Biologi molekuler: makin mirip urutan DNA atau protein (misalnya sitokrom c), makin dekat kekerabatan.
3. Spesiasi dan keanekaragaman
Spesies baru terbentuk jika populasi terpisah dan tidak lagi dapat saling kawin menghasilkan keturunan fertil. Spesiasi alopatrik terjadi karena isolasi geografis (pulau, sungai, gunung) — seperti burung finch di Galapagos atau perbedaan fauna di kedua sisi garis Wallace. Isolasi reproduksi dapat berupa perbedaan musim kawin, perilaku, struktur alat kelamin, atau hibrida yang steril (bagal, hasil kuda × keledai). Radiasi adaptif dari satu nenek moyang ke banyak relung ekologi menghasilkan keanekaragaman yang kita lihat.
Penerapan: bakteri yang resisten antibiotik dan serangga yang resisten pestisida adalah seleksi alam yang terjadi cepat. Karena itu antibiotik harus dihabiskan sesuai resep dan pestisida dipakai secara bergilir.
✏️Contoh soal
Pernyataan itu mencerminkan Lamarck (sifat diperoleh karena penyesuaian, lalu diwariskan).
Penjelasan menurut seleksi alam: sebelum antibiotik diberikan, populasi bakteri sudah bervariasi; sebagian kecil secara kebetulan membawa mutasi yang membuatnya resisten. Antibiotik membunuh bakteri yang peka, sedangkan yang resisten bertahan dan membelah, sehingga populasi berikutnya didominasi bakteri resisten.
📝Latihan
Kerjakan di kertas, lalu buka jawabannya.
1. Mengapa leher jerapah yang panjang lebih tepat dijelaskan dengan teori Darwin daripada Lamarck?
2. Sayap kelelawar dan lengan manusia termasuk organ apa? Apa artinya?
3. Berikan dua contoh organ vestigial pada manusia.
4. Kuda dan keledai dapat menghasilkan bagal, tetapi tetap dianggap dua spesies. Mengapa?
5. Apa dua sumber utama variasi genetik dalam populasi?
6. Mengapa hewan di Sulawesi berbeda dengan di Kalimantan walaupun jaraknya dekat?
🎯Latihan TKA
Belum ada soal latihan TKA yang khusus untuk topik ini. Kerjakan paket lengkapnya: TKA Biologi Paket 1 dan Paket 2.