Pertumbuhan dan Perkembangan
📋Capaian Pembelajaran
Fase F: menerapkan prinsip pertumbuhan dan perkembangan. Sub materi dalam Panduan: faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, proses pertumbuhan, serta contoh perkembangan. Materi ini cocok dipelajari dengan percobaan sederhana, misalnya perkecambahan dengan variasi cahaya, air, atau pupuk.
🎯Yang perlu kamu kuasai
- Membedakan pertumbuhan (kuantitatif) dan perkembangan (kualitatif).
- Menjelaskan faktor internal (gen, hormon) dan eksternal (cahaya, air, suhu, nutrisi, kelembapan, pH).
- Menyebutkan fungsi hormon tumbuhan dan menafsirkan percobaan auksin.
- Menjelaskan perkecambahan epigeal dan hipogeal, pertumbuhan primer dan sekunder.
- Membaca kurva pertumbuhan sigmoid dan menjelaskan metamorfosis.
📚Materi
1. Faktor yang memengaruhi
- Internal: gen (menentukan potensi tumbuh) dan hormon.
- Cahaya: menghambat kerja auksin. Kecambah di tempat gelap tumbuh lebih cepat dan panjang tetapi kurus dan pucat (etiolasi); di tempat terang lebih pendek, kokoh, dan hijau.
- Air: mengaktifkan enzim saat perkecambahan (imbibisi) dan menjaga turgor.
- Suhu: memengaruhi kerja enzim; ada suhu optimum.
- Nutrisi: unsur makro (N, P, K, Ca, Mg, S) dan mikro. Kekurangan N menyebabkan daun menguning (klorosis).
- Oksigen, kelembapan, dan pH tanah.
2. Hormon tumbuhan
| Hormon | Fungsi utama |
|---|---|
| Auksin | pemanjangan sel di ujung batang, dominansi apikal, fototropisme, pembentukan akar stek |
| Giberelin | pemanjangan batang (tanaman kerdil menjadi tinggi), perkecambahan, buah tanpa biji |
| Sitokinin | pembelahan sel, menunda penuaan daun, merangsang tunas samping |
| Etilen | pematangan buah (gas), gugur daun |
| Asam absisat | dormansi biji, menutup stomata saat kekeringan |
Fototropisme: cahaya dari satu sisi menyebabkan auksin berpindah ke sisi yang gelap, sehingga sel di sisi gelap memanjang lebih cepat dan batang membengkok ke arah cahaya. Jika ujung koleoptil dipotong, pembengkokan tidak terjadi — ujung itulah penghasil auksin.
3. Proses pertumbuhan
- Perkecambahan: imbibisi → enzim aktif → cadangan makanan dipecah → radikula (calon akar) muncul lebih dulu. Epigeal: kotiledon terangkat ke atas tanah karena hipokotil memanjang (kacang hijau). Hipogeal: kotiledon tetap di dalam tanah karena epikotil yang memanjang (jagung, kacang kapri).
- Pertumbuhan primer: meristem apikal di ujung akar dan batang — tumbuhan bertambah panjang.
- Pertumbuhan sekunder: kambium membentuk xilem ke dalam dan floem ke luar — batang bertambah besar; lingkaran tahun terbentuk karena perbedaan laju tumbuh antarmusim. Umumnya pada dikotil.
4. Perkembangan pada hewan
Setelah fertilisasi, zigot mengalami pembelahan (morula) → blastula → gastrula (tiga lapisan: ektoderm, mesoderm, endoderm) → organogenesis. Ektoderm membentuk kulit dan saraf; mesoderm membentuk otot, tulang, dan darah; endoderm membentuk saluran pencernaan dan paru-paru.
Metamorfosis sempurna (telur → larva → pupa → imago) pada kupu-kupu dan lalat; tidak sempurna (telur → nimfa → imago) pada belalang dan kecoak. Pada katak, metamorfosis dari berudu diatur oleh hormon tiroksin.
✏️Contoh soal
Cahaya menghambat (menguraikan) auksin. Di tempat gelap auksin bekerja penuh sehingga sel batang terus memanjang — terjadi etiolasi, B lebih tinggi. Tanpa cahaya klorofil tidak terbentuk sehingga daun B pucat, dan karena tidak berfotosintesis kecambah hanya memakai cadangan makanan di kotiledon sehingga batangnya lemah.
📝Latihan
Kerjakan di kertas, lalu buka jawabannya.
1. Mana yang merupakan contoh perkembangan: bertambahnya tinggi badan, munculnya bunga, atau bertambahnya massa?
2. Pedagang memeram pisang bersama buah yang sudah matang. Hormon apa yang berperan?
3. Mengapa pemangkasan pucuk membuat tanaman lebih rimbun?
4. Bedakan perkecambahan epigeal dan hipogeal, beri contohnya.
5. Jaringan apa yang menyebabkan batang mangga bertambah besar?
6. Sebutkan urutan metamorfosis nyamuk dan jenisnya.
🎯Latihan TKA
Belum ada soal latihan TKA yang khusus untuk topik ini. Kerjakan paket lengkapnya: TKA Biologi Paket 1 dan Paket 2.