Beranda › Learning Hub › Ekonomi SMA › F.2 Ketenagakerjaan
F.2

Ketenagakerjaan

Fase F · Kelas XI–XII

Setiap tahun jutaan lulusan sekolah dan kampus memasuki pasar kerja. Berapa yang terserap, berapa yang masih mencari, dan mengapa? Ukuran ketenagakerjaan membantu pemerintah merancang kebijakan dan membantu kita memahami peluang kerja di sekitar kita.

📋Capaian Pembelajaran

Fase F: memahami konsep ketenagakerjaan dan masalahnya serta solusi untuk mengatasinya. Keterampilan proses yang diminta CP — mengamati, mengumpulkan dan memvalidasi data, lalu menarik kesimpulan — cocok dilatih dengan data ketenagakerjaan dari BPS di daerah masing-masing.

🎯Yang perlu kamu kuasai

  • Mengelompokkan penduduk menjadi usia kerja, angkatan kerja, dan bukan angkatan kerja.
  • Menghitung TPAK dan TPT.
  • Mengidentifikasi jenis pengangguran menurut penyebab dan jam kerja.
  • Menjelaskan sistem upah dan kebijakan upah minimum.
  • Mengusulkan solusi masalah ketenagakerjaan.

📚Materi

1. Struktur penduduk dan angkatan kerja

Diagram pohon: penduduk terbagi menjadi usia kerja (15 tahun ke atas) dan bukan usia kerja. Usia kerja terbagi menjadi angkatan kerja dan bukan angkatan kerja (sekolah, mengurus rumah tangga, lainnya). Angkatan kerja terbagi menjadi bekerja dan pengangguran.
Pengelompokan penduduk menurut BPS beserta rumus TPAK dan TPT.
\[ \text{TPAK} = \frac{\text{angkatan kerja}}{\text{penduduk usia kerja}} \times 100\%, \qquad \text{TPT} = \frac{\text{pengangguran}}{\text{angkatan kerja}} \times 100\% \]

Pelajar, mahasiswa, dan ibu rumah tangga yang tidak mencari kerja adalah bukan angkatan kerja — mereka tidak dihitung sebagai penganggur. Penganggur adalah angkatan kerja yang tidak bekerja dan sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, atau sudah diterima tetapi belum mulai bekerja.

2. Jenis pengangguran

JenisPenyebab / ciriContoh
Friksionaljeda saat mencari atau berpindah kerja; informasi tidak sempurnalulusan baru yang sedang melamar
Strukturalperubahan struktur ekonomi atau teknologi; keterampilan tidak cocokkasir digantikan sistem swalayan
Siklisresesi, permintaan agregat turunPHK saat krisis
Musimanpergantian musimburuh tani menunggu musim tanam
Terbukasama sekali tidak bekerja—
Setengah menganggurbekerja < 35 jam per minggu dan masih mencari/bersedia menerima pekerjaan lainojek daring 20 jam/minggu yang mencari kerja tambahan
Terselubungtenaga kerja melebihi kebutuhan, produktivitas rendah6 orang mengerjakan tugas 3 orang

3. Upah

Upah dapat ditetapkan menurut waktu, satuan hasil, borongan, atau bagi hasil. Pemerintah menetapkan upah minimum (provinsi dan kabupaten/kota) dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan kondisi daerah. Upah minimum melindungi pekerja, tetapi jika terlalu tinggi dibanding produktivitas dapat mengurangi permintaan tenaga kerja. Upah riil menurun jika kenaikan upah nominal lebih kecil daripada inflasi.

4. Dampak dan solusi

Pengangguran menurunkan pendapatan dan daya beli, memperbesar kemiskinan, menyia-nyiakan sumber daya, dan dapat memicu masalah sosial. Solusinya disesuaikan dengan jenisnya: bursa kerja dan informasi lowongan (friksional), pelatihan vokasi dan peningkatan keterampilan digital (struktural), kebijakan fiskal dan moneter ekspansif (siklis), kegiatan usaha di luar musim (musiman), serta pengembangan wirausaha dan UMKM.

✏️Contoh soal

Penduduk suatu kecamatan 50.000 orang; 12.000 berusia di bawah 15 tahun. Dari penduduk usia kerja, 8.000 bersekolah dan 4.000 mengurus rumah tangga; sisanya angkatan kerja, dan 1.300 di antaranya menganggur. Hitung TPAK dan TPT.

Usia kerja = 50.000 − 12.000 = 38.000. Angkatan kerja = 38.000 − 8.000 − 4.000 = 26.000.

\[ \text{TPAK} = \frac{26.000}{38.000} \times 100\% \approx 68{,}4\%, \qquad \text{TPT} = \frac{1.300}{26.000} \times 100\% = 5\% \]
Periksa. TPT dibagi angkatan kerja, bukan seluruh penduduk.
Jebakan. Menghitung pelajar atau ibu rumah tangga sebagai penganggur.

📝Latihan

Kerjakan di kertas, lalu buka jawabannya.

1. Kelompokkan: mahasiswa yang tidak bekerja, pedagang pasar, lulusan SMA yang sedang melamar kerja, pensiunan yang tidak mencari kerja.
Angkatan kerja: pedagang pasar (bekerja) dan lulusan SMA (pengangguran). Bukan angkatan kerja: mahasiswa dan pensiunan.
2. Pabrik tekstil memakai mesin otomatis sehingga ratusan penjahit kehilangan pekerjaan. Jenis pengangguran apa?
Pengangguran struktural (teknologi).
3. Seseorang bekerja 25 jam per minggu sebagai pengemudi daring dan masih mencari pekerjaan tetap. Termasuk apa?
Setengah menganggur (bekerja kurang dari 35 jam per minggu dan masih mencari pekerjaan).
4. Angkatan kerja 120 juta, penganggur 6 juta. Hitung TPT.
6/120 × 100% = 5%.
5. Upah naik 4% sementara inflasi 6%. Apa yang terjadi pada upah riil?
Turun sekitar 2% — daya beli pekerja menurun.
6. Solusi apa yang paling tepat untuk pengangguran struktural akibat digitalisasi?
Pelatihan ulang (reskilling) dan peningkatan keterampilan digital, pendidikan vokasi yang sesuai kebutuhan industri.

🎯Latihan TKA untuk topik ini

Soal-soal berikut dari latihan TKA Ekonomi SMA menguji materi di halaman ini. Kerjakan langsung di halaman soal, lalu buka pembahasannya.

  • Paket 1 · Soal 9 PGK Kategori — Menghitung tingkat partisipasi angkatan kerja dan tingkat pengangguran terbuka.
  • Paket 1 · Soal 10 PGK MCMA — Mengidentifikasi jenis pengangguran berdasarkan penyebabnya.
  • Paket 2 · Soal 9 PGK Kategori — Mengelompokkan penduduk ke dalam angkatan kerja dan bukan angkatan kerja.
  • Paket 2 · Soal 10 PG — Mengidentifikasi setengah pengangguran berdasarkan jam kerja.