Beranda › Learning Hub › Ekonomi SMA › F.3 Uang dan inflasi
F.3

Uang, Inflasi, dan Kebijakan Moneter

Fase F · Kelas XI–XII

Harga semangkuk bakso hari ini lebih mahal daripada sepuluh tahun lalu. Kenaikan harga umum yang terus-menerus disebut inflasi. Inflasi berkaitan erat dengan jumlah uang yang beredar, dan karena itu bank sentral — di Indonesia, Bank Indonesia — menjaganya dengan kebijakan moneter.

📋Capaian Pembelajaran

Fase F: memahami konsep uang dan peredaran uang serta kaitannya dengan inflasi dan kebijakan moneter. CP juga menekankan analisis dampak permasalahan ekonomi yang sedang terjadi — inflasi adalah contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.

🎯Yang perlu kamu kuasai

  • Menjelaskan fungsi uang dan jenis uang beredar.
  • Menghitung laju inflasi dari IHK dan menilai perubahan upah riil.
  • Membedakan inflasi menurut penyebab dan tingkat keparahan serta dampaknya bagi berbagai pihak.
  • Menjelaskan tujuan, tugas, dan wewenang Bank Indonesia serta OJK.
  • Memilih instrumen kebijakan moneter yang tepat.

📚Materi

1. Uang

Fungsi asli uang: alat tukar dan satuan hitung. Fungsi turunan: alat penyimpan nilai, alat pembayaran utang, dan pemindah kekayaan. Jumlah uang beredar dalam arti sempit (M1) = uang kartal + uang giral; dalam arti luas (M2) = M1 + uang kuasi (tabungan dan deposito). Saat ini uang elektronik dan pembayaran digital (QRIS) mempercepat peredaran uang.

2. Inflasi

\[ \text{inflasi} = \frac{\text{IHK}_t - \text{IHK}_{t-1}}{\text{IHK}_{t-1}} \times 100\% \]

Indeks Harga Konsumen (IHK) mengukur harga sekelompok barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga, dihitung BPS.

  • Menurut penyebab: demand-pull (permintaan agregat naik lebih cepat dari produksi, misalnya menjelang Lebaran atau akibat uang beredar bertambah) dan cost-push (biaya produksi naik, misalnya harga BBM atau upah naik). Ada pula inflasi impor (harga barang impor naik karena rupiah melemah).
  • Menurut tingkat: ringan (< 10% per tahun), sedang (10–30%), berat (30–100%), hiperinflasi (> 100%).
  • Dirugikan: penerima pendapatan tetap (pegawai, pensiunan), penabung, kreditur. Diuntungkan: debitur (utang tetap, nilai riilnya turun), pemilik aset riil (tanah, emas), produsen yang harga jualnya naik lebih cepat dari biaya.

3. Bank sentral dan OJK

Tujuan Bank Indonesia: mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah (inflasi rendah dan stabil serta kurs yang stabil), memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan. Tugasnya: menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, dan kebijakan makroprudensial. Sejak 2014, pengawasan bank dan lembaga keuangan dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bukan lagi BI.

4. Kebijakan moneter

Rantai lima kotak: BI-Rate dinaikkan, suku bunga kredit naik, konsumsi dan investasi turun, permintaan agregat turun, inflasi turun.
Jalur kebijakan moneter kontraktif untuk meredam inflasi.
InstrumenSaat inflasi tinggi (kontraktif)Saat ekonomi lesu (ekspansif)
Suku bunga acuan (BI-Rate)dinaikkanditurunkan
Operasi pasar terbukamenjual surat berharga (SBI/SBN) — menyerap uangmembeli surat berharga — menambah uang
Giro wajib minimumdinaikkan — bank lebih sedikit menyalurkan kreditditurunkan
Kredit selektif dan imbauan moralmemperketat syarat kredit, mengimbau bank berhati-hatimelonggarkan

✏️Contoh soal

IHK tahun lalu 150 dan tahun ini 159. Gaji Pak Rudi naik dari Rp5.000.000 menjadi Rp5.200.000. Hitung inflasi dan tentukan apakah daya beli Pak Rudi naik atau turun.
\[ \text{inflasi} = \frac{159 - 150}{150} \times 100\% = 6\% \]

Kenaikan gaji nominal = \( \frac{200.000}{5.000.000} \times 100\% = 4\% \). Karena 4% < 6%, upah riil turun sekitar 2%: daya beli Pak Rudi menurun.

Periksa. Gaji riil tahun ini dalam harga tahun lalu: \( 5.200.000 \times \frac{150}{159} \approx 4.905.700 \) — lebih kecil dari Rp5.000.000.
Jebakan. Menghitung inflasi sebagai selisih IHK (9) tanpa membaginya dengan IHK tahun sebelumnya.

📝Latihan

Kerjakan di kertas, lalu buka jawabannya.

1. Menjelang Lebaran harga daging naik karena permintaan melonjak. Jenis inflasi apa?
Inflasi tarikan permintaan (demand-pull).
2. Kenaikan harga BBM membuat ongkos angkutan dan harga barang naik. Jenis inflasi apa?
Inflasi dorongan biaya (cost-push).
3. IHK naik dari 200 menjadi 210. Hitung laju inflasinya dan golongkan.
5%; inflasi ringan.
4. Mengapa pensiunan dirugikan oleh inflasi, sedangkan orang yang berutang dengan bunga tetap diuntungkan?
Pensiun tetap sehingga daya belinya turun; utang dibayar dengan uang yang nilai riilnya lebih rendah.
5. Apa dampak kenaikan BI-Rate terhadap kredit rumah dan tabungan?
Bunga KPR naik sehingga kredit berkurang; bunga tabungan dan deposito cenderung naik sehingga orang terdorong menabung.
6. Lembaga mana yang kini mengawasi perbankan di Indonesia?
Otoritas Jasa Keuangan (OJK); pengawasan bank bukan lagi tugas Bank Indonesia.

🎯Latihan TKA untuk topik ini

Soal-soal berikut dari latihan TKA Ekonomi SMA menguji materi di halaman ini. Kerjakan langsung di halaman soal, lalu buka pembahasannya.

  • Paket 1 · Soal 11 PGK Kategori — Menghitung dan membandingkan laju inflasi berdasarkan grafik Indeks Harga Konsumen.
  • Paket 1 · Soal 12 PG — Menentukan jenis inflasi berdasarkan penyebabnya.
  • Paket 1 · Soal 13 PGK MCMA — Menentukan instrumen kebijakan moneter yang tepat untuk mengendalikan inflasi.
  • Paket 1 · Soal 14 PG — Mengidentifikasi tugas dan fungsi bank sentral.
  • Paket 2 · Soal 11 PG — Menghitung laju inflasi dari IHK dan menilai perubahan upah riil.
  • Paket 2 · Soal 12 PGK MCMA — Menganalisis pihak yang dirugikan dan diuntungkan oleh inflasi.
  • Paket 2 · Soal 13 PGK Kategori — Menganalisis dampak kenaikan suku bunga acuan bank sentral.
  • Paket 2 · Soal 14 PG — Memilih instrumen kebijakan moneter yang sesuai saat perekonomian lesu.
  • Paket 2 · Soal 15 PG — Mengidentifikasi tugas yang bukan lagi menjadi wewenang Bank Indonesia.