Beranda › Learning Hub › Ekonomi SMA › Konsep dasar dan pasar
E

Konsep Dasar Ekonomi, Pasar, dan Badan Usaha

Fase E · Kelas X · prasyarat yang diuji di TKA

Kebutuhan manusia tidak terbatas, sedangkan sumber daya untuk memenuhinya terbatas. Dari ketegangan itulah ilmu ekonomi lahir: setiap pilihan mengorbankan pilihan lain, harga terbentuk di pasar dari tarik-menarik permintaan dan penawaran, dan kegiatan produksi diorganisasi dalam badan usaha. Halaman ini merangkum dasar yang dipakai di semua topik berikutnya.

📋Posisi dalam kurikulum

CP Ekonomi Fase F dibuka dengan menjelaskan berbagai konsep dasar ekonomi dan mengidentifikasi permasalahan ekonomi di lingkungan sekitar. Pasar, keseimbangan harga, dan badan usaha dipelajari di kelas X dalam IPS (Fase E), tetapi tetap muncul dalam soal TKA Ekonomi. Halaman ini merangkum keduanya sebagai fondasi.

🎯Yang perlu kamu kuasai

  • Menjelaskan kelangkaan, prinsip ekonomi, biaya peluang, dan kurva kemungkinan produksi.
  • Mengidentifikasi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi.
  • Menentukan keseimbangan pasar dari kurva atau fungsi, termasuk pergeseran kurva, pajak, dan harga eceran tertinggi.
  • Menentukan jenis elastisitas permintaan dan dampaknya terhadap penerimaan penjual.
  • Membedakan BUMN, BUMD, BUMS, dan koperasi; menghitung SHU; mengenali fungsi manajemen.

📚Materi

1. Kelangkaan dan pilihan

Kelangkaan berarti sumber daya (alam, tenaga kerja, modal, kewirausahaan) tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan — bukan berarti barangnya tidak ada. Karena itu kita memilih dengan prinsip ekonomi: hasil maksimal dengan pengorbanan tertentu, atau hasil tertentu dengan pengorbanan minimal. Tiga masalah pokok ekonomi: apa yang diproduksi, bagaimana memproduksinya, dan untuk siapa.

Biaya peluang adalah nilai alternatif terbaik yang dikorbankan ketika kita memilih — bukan jumlah semua alternatif. Contoh: jika Rina memilih kuliah dan melepaskan tawaran kerja bergaji Rp4 juta per bulan (alternatif terbaik), biaya peluangnya Rp4 juta per bulan.

Kurva kemungkinan produksi kain terhadap beras yang melengkung keluar. Titik A dan B berada pada kurva (efisien), titik C di dalam kurva (tidak efisien), titik D di luar kurva (belum dapat dicapai).
Kurva kemungkinan produksi: pindah sepanjang kurva berarti menambah satu barang dengan mengorbankan barang lain.

Kegiatan ekonomi: produksi menghasilkan atau menambah nilai guna (petani menanam padi, penjahit membuat baju), distribusi menyalurkan dari produsen ke konsumen (pedagang, ekspedisi), konsumsi menghabiskan atau mengurangi nilai guna (memakai sepatu, makan).

2. Permintaan, penawaran, dan keseimbangan

Hukum permintaan: jika harga naik, jumlah yang diminta turun (ceteris paribus). Hukum penawaran: jika harga naik, jumlah yang ditawarkan naik. Perubahan harga barang itu sendiri menggerakkan titik sepanjang kurva; perubahan faktor lain menggeser kurva:

  • Permintaan bergeser karena pendapatan, selera, harga barang lain (substitusi atau komplementer), jumlah penduduk, ekspektasi.
  • Penawaran bergeser karena biaya produksi, teknologi, pajak dan subsidi, cuaca, jumlah penjual, ekspektasi.
Grafik permintaan D yang menurun dan penawaran S1 yang menaik berpotongan di E1. Kurva penawaran bergeser ke kiri menjadi S2 sehingga titik keseimbangan pindah ke E2 dengan harga lebih tinggi dan jumlah lebih kecil.
Penawaran turun (S bergeser ke kiri): harga keseimbangan naik dan jumlah keseimbangan turun.

Keseimbangan terjadi saat \( Q_d = Q_s \). Pajak per unit t menggeser penawaran ke atas: \( P_s' = P_s + t \), sehingga harga naik dan jumlah turun; beban pajak dibagi antara konsumen dan produsen. Harga eceran tertinggi (HET) di bawah harga keseimbangan menimbulkan kelebihan permintaan (kelangkaan, antrean, pasar gelap); harga dasar di atas keseimbangan menimbulkan kelebihan penawaran.

3. Elastisitas permintaan

\[ E_d = \frac{\%\Delta Q}{\%\Delta P} \]
|Ed|JenisHarga naik → penerimaan
> 1elastis (barang mewah, banyak substitusi)turun
= 1unitertetap
< 1inelastis (kebutuhan pokok: beras, garam, BBM)naik
0 / ∞inelastis sempurna / elastis sempurna—

4. Badan usaha

  • BUMN: modal seluruhnya atau sebagian besar milik negara — persero (PT Telkom, Bank Mandiri) dan perum (Perum Bulog, Perum Peruri).
  • BUMD: milik pemerintah daerah — PDAM, bank pembangunan daerah.
  • BUMS: milik swasta — usaha perseorangan, firma, CV, PT.
  • Koperasi: berasaskan kekeluargaan, dari anggota untuk anggota, satu anggota satu suara. SHU dibagi menurut jasa modal (simpanan) dan jasa usaha (transaksi):
\[ \begin{aligned} \text{SHU anggota} &= \frac{\text{simpanan anggota}}{\text{total simpanan}} \times \text{SHU jasa modal} \\ &\quad + \frac{\text{transaksi anggota}}{\text{total transaksi}} \times \text{SHU jasa usaha} \end{aligned} \]

Fungsi manajemen (POAC): planning (menetapkan tujuan dan rencana), organizing (membagi tugas dan wewenang), actuating (menggerakkan dan memotivasi), controlling (mengawasi dan mengevaluasi hasil dibanding rencana).

✏️Contoh soal

Fungsi permintaan \( Q_d = 100 - 2P \) dan penawaran \( Q_s = -20 + 2P \). (a) Tentukan keseimbangan. (b) Pemerintah mengenakan pajak Rp10 per unit. Tentukan keseimbangan baru.

(a) \( 100 - 2P = -20 + 2P \Rightarrow 4P = 120 \Rightarrow P = 30 \), \( Q = 40 \).

(b) Pajak menggeser penawaran: produsen hanya menerima \( P - 10 \), sehingga \( Q_s' = -20 + 2(P - 10) = -40 + 2P \).

\[ 100 - 2P = -40 + 2P \Rightarrow P = 35,\quad Q = 30 \]
Periksa. Harga naik Rp5 (separuh pajak ditanggung konsumen, separuh produsen karena kemiringan kedua kurva sama), jumlah turun.
Jebakan. Menambahkan pajak ke fungsi permintaan atau menulis \( Q_s' = -20 + 2P + 10 \). Pajak memotong harga yang diterima produsen.

📝Latihan

Kerjakan di kertas, lalu buka jawabannya.

1. Andi punya waktu Sabtu sore: les privat (Rp150.000), jaga toko (Rp100.000), atau bermain futsal. Ia memilih futsal. Berapa biaya peluangnya?
Rp150.000 — nilai alternatif terbaik yang dikorbankan (bukan Rp250.000).
2. Harga cabai naik karena musim hujan merusak panen. Kurva mana yang bergeser dan ke mana?
Kurva penawaran bergeser ke kiri; harga keseimbangan naik dan jumlah turun.
3. Pendapatan masyarakat naik dan harga mobil tetap. Apa yang terjadi pada kurva permintaan mobil?
Bergeser ke kanan (permintaan naik) — bukan pergerakan sepanjang kurva, karena harga mobil tidak berubah.
4. Harga turun 10% dan jumlah yang diminta naik 25%. Tentukan jenis elastisitas dan apa yang terjadi pada penerimaan penjual.
|Ed| = 2,5 > 1, elastis; penerimaan penjual naik ketika harga turun.
5. Pemerintah menetapkan HET minyak goreng di bawah harga keseimbangan. Apa akibatnya?
Jumlah yang diminta lebih besar daripada yang ditawarkan: terjadi kelangkaan, antrean, dan potensi pasar gelap.
6. SHU jasa modal Rp20 juta, total simpanan Rp100 juta; SHU jasa usaha Rp30 juta, total transaksi Rp300 juta. Simpanan Budi Rp2 juta, transaksinya Rp6 juta. Hitung SHU Budi.
\( \frac{2}{100} \times 20 \) juta + \( \frac{6}{300} \times 30 \) juta = 400.000 + 600.000 = Rp1.000.000.

🎯Latihan TKA untuk topik ini

Soal-soal berikut dari latihan TKA Ekonomi SMA menguji materi di halaman ini. Kerjakan langsung di halaman soal, lalu buka pembahasannya.

  • Paket 1 · Soal 1 PG — Menentukan solusi permasalahan kelangkaan sumber daya berdasarkan prinsip ekonomi.
  • Paket 1 · Soal 2 PGK Kategori — Menganalisis efisiensi produksi dan biaya peluang dari kurva kemungkinan produksi.
  • Paket 1 · Soal 3 PG — Menentukan biaya peluang dari suatu pilihan kegiatan ekonomi.
  • Paket 1 · Soal 4 PG — Menganalisis perubahan keseimbangan pasar akibat pergeseran kurva penawaran.
  • Paket 1 · Soal 5 PGK MCMA — Menganalisis keseimbangan pasar sebelum dan sesudah pajak.
  • Paket 1 · Soal 6 PG — Menentukan jenis elastisitas permintaan dan menganalisis dampaknya terhadap penerimaan penjual.
  • Paket 1 · Soal 18 PG — Mengidentifikasi bentuk badan usaha berdasarkan kepemilikan modalnya.
  • Paket 1 · Soal 19 PG — Menghitung sisa hasil usaha (SHU) yang diterima anggota koperasi.
  • Paket 2 · Soal 1 PG — Mengidentifikasi jenis kegiatan ekonomi dari suatu ilustrasi.
  • Paket 2 · Soal 2 PG — Menentukan biaya peluang dari suatu keputusan pribadi.
  • Paket 2 · Soal 3 PGK Kategori — Menganalisis penyebab dan cakupan masalah kelangkaan.
  • Paket 2 · Soal 4 PG — Menentukan harga dan jumlah keseimbangan dari fungsi permintaan dan penawaran.
  • Paket 2 · Soal 5 PGK Kategori — Membedakan perubahan jumlah yang diminta dan pergeseran kurva permintaan.
  • Paket 2 · Soal 6 PGK MCMA — Menganalisis dampak penetapan harga eceran tertinggi di bawah harga keseimbangan.
  • Paket 2 · Soal 18 PG — Mengidentifikasi fungsi manajemen yang dilakukan dalam suatu badan usaha.
  • Paket 2 · Soal 19 PGK MCMA — Mengidentifikasi ciri dan contoh BUMN, BUMD, BUMS, dan koperasi.