Beranda › Learning Hub › Matematika SMA › F.4 Statistika dua variabel
F.4

Statistika Dua Variabel dan Regresi Linear

Fase F · Kelas XI–XII

Apakah siswa yang lebih lama belajar mendapat nilai lebih tinggi? Apakah pilihan ekstrakurikuler berkaitan dengan jenis kelamin? Statistika dua variabel menjawab pertanyaan tentang hubungan. Bagian terpentingnya: hubungan (asosiasi) belum tentu sebab-akibat.

📋Capaian Pembelajaran

Fase F, elemen Analisis Data dan Peluang: melakukan proses penyelidikan statistika untuk mengidentifikasi dan menjelaskan asosiasi antara dua variabel kategorikal dan antara dua variabel numerikal; memperkirakan model linear terbaik (best fit linear) pada data numerikal; dan membedakan hubungan asosiasi dan sebab-akibat.

🎯Yang perlu kamu kuasai

  • Membaca tabel kontingensi dan membandingkan proporsi untuk melihat asosiasi variabel kategorikal.
  • Membaca diagram pencar: arah, kekuatan, dan bentuk hubungan.
  • Menaksir garis kecocokan terbaik dan memakainya untuk prediksi.
  • Membedakan korelasi dan kausalitas serta mengenali variabel perancu.

📚Materi

1. Dua variabel kategorikal

Data disusun dalam tabel kontingensi (tabel dua arah). Untuk melihat asosiasi, bandingkan proporsi (persentase baris atau kolom), bukan frekuensi mentah, karena ukuran kelompok bisa berbeda. Jika proporsinya hampir sama di semua kelompok, tidak ada asosiasi yang berarti.

Ikut lesTidak ikut lesJumlah
Lulus KKM483684
Tidak lulus122436
Jumlah6060120

Yang ikut les: 48/60 = 80% lulus; yang tidak: 36/60 = 60% lulus. Ada asosiasi antara ikut les dan kelulusan.

2. Dua variabel numerikal

Diagram pencar nilai ujian terhadap jam belajar per minggu. Titik-titik naik dari kiri bawah ke kanan atas dan berkumpul dekat garis merah ŷ kira-kira 46 + 4,7x.
Diagram pencar dengan korelasi positif kuat dan garis kecocokan terbaiknya.
  • Arah: positif (naik bersama), negatif (satu naik, lainnya turun), atau tidak ada pola.
  • Kekuatan: makin rapat titik pada satu garis, makin kuat. Koefisien korelasi r berada di antara −1 dan 1; mendekati ±1 berarti kuat, mendekati 0 berarti lemah.
  • Garis kecocokan terbaik \( \hat{y} = a + bx \) melewati titik rata-rata \( (\bar{x}, \bar{y}) \) dan membagi titik kira-kira seimbang di atas dan bawahnya. Kemiringan b berarti perubahan rata-rata y untuk setiap kenaikan 1 satuan x.
  • Interpolasi (memprediksi di dalam rentang data) lebih dapat dipercaya daripada ekstrapolasi (di luar rentang).

3. Asosiasi bukan sebab-akibat

Penjualan es krim dan kasus tenggelam sama-sama naik di musim panas — keduanya disebabkan variabel perancu (cuaca panas), bukan saling menyebabkan. Kesimpulan sebab-akibat memerlukan percobaan terkontrol, misalnya membagi subjek secara acak ke kelompok perlakuan dan kontrol.

✏️Contoh soal

Dari diagram pencar di atas, garis kecocokan terbaiknya \( \hat{y} = 46 + 4{,}7x \). (a) Artikan kemiringannya. (b) Prediksi nilai siswa yang belajar 5 jam per minggu. (c) Apakah wajar memprediksi nilai untuk 20 jam per minggu? (d) Apakah data ini membuktikan bahwa belajar lebih lama menyebabkan nilai lebih tinggi?

(a) Setiap tambahan 1 jam belajar per minggu berkaitan dengan kenaikan nilai rata-rata sekitar 4,7 poin.

(b) \( \hat{y} = 46 + 4{,}7(5) = 69{,}5 \).

(c) Tidak: 20 jam jauh di luar rentang data (1–9 jam), dan rumus memberi 140 — melebihi nilai maksimum 100.

(d) Tidak membuktikan. Data observasi hanya menunjukkan asosiasi; motivasi atau les tambahan bisa menjadi variabel perancu.

Periksa. Titik (5, 70) pada data dekat dengan prediksi 69,5.
Jebakan. Menyimpulkan sebab-akibat dari korelasi yang kuat.

📝Latihan

Kerjakan di kertas, lalu buka jawabannya.

1. Dari 80 siswa putra, 20 memilih pramuka; dari 40 siswi, 10 memilih pramuka. Apakah ada asosiasi antara jenis kelamin dan memilih pramuka?
Putra 25%, putri 25% — proporsinya sama, tidak ada asosiasi.
2. Hubungan antara lama pemakaian mobil dan harga jualnya biasanya berkorelasi apa?
Negatif: makin lama dipakai, harga jual makin rendah.
3. Manakah yang menunjukkan korelasi paling kuat: r = 0,3; r = −0,9; r = 0,6?
r = −0,9 (nilai mutlaknya terbesar).
4. Garis \( \hat{y} = 2{,}5x + 10 \) memodelkan tinggi tanaman (cm) terhadap umur (minggu) untuk data 1–8 minggu. Prediksi tinggi pada minggu ke-6.
\( 2{,}5(6) + 10 = 25 \) cm.
5. Kota dengan lebih banyak pemadam kebakaran mengalami lebih banyak kebakaran. Apakah pemadam menyebabkan kebakaran?
Tidak. Variabel perancunya ukuran kota: kota besar punya lebih banyak bangunan (lebih banyak kebakaran) dan lebih banyak petugas.
6. Rata-rata x = 4 dan rata-rata y = 30. Garis kecocokan terbaik memiliki kemiringan 5. Tentukan persamaannya.
Melalui (4, 30): \( \hat{y} = 30 + 5(x - 4) = 5x + 10 \).

🎯Latihan TKA

Belum ada soal latihan TKA yang khusus untuk topik ini. Kerjakan paket lengkapnya: TKA Matematika Paket 1 dan Paket 2.