Statistika: Kuartil, Box Plot, dan Diagram Pencar
📋Capaian Pembelajaran
Fase E, elemen Analisis Data dan Peluang: merepresentasikan dan menginterpretasi data dengan menentukan jangkauan kuartil dan interkuartil; membuat dan menginterpretasi box plot; memilih box plot, histogram, dan dot plot sesuai karakteristik data; memakai diagram pencar untuk dua variabel numerik; serta mengevaluasi laporan statistika di media. Ukuran pemusatan (Fase D) tetap menjadi dasarnya.
🎯Yang perlu kamu kuasai
- Menghitung rata-rata, median, dan modus data tunggal dan data kelompok.
- Menentukan kuartil, jangkauan, dan jangkauan interkuartil.
- Membuat dan membandingkan dua kelompok data dengan box plot.
- Membaca diagram batang, garis, dan histogram, termasuk persentase perubahan.
📚Materi
1. Ukuran pemusatan
Rata-rata \( \bar{x} = \dfrac{\sum f_i x_i}{\sum f_i} \); median nilai tengah data terurut; modus nilai yang paling sering muncul. Rata-rata peka terhadap pencilan; median lebih tahan.
Untuk data kelompok (tabel frekuensi atau histogram), \( x_i \) adalah titik tengah kelas, dan:
dengan \( t_b \) tepi bawah kelas median/modus, F frekuensi kumulatif sebelum kelas median, f frekuensi kelas median, p panjang kelas, \( d_1 \) dan \( d_2 \) selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sebelum dan sesudahnya.
2. Kuartil dan box plot
Q₂ adalah median; Q₁ median separuh bawah; Q₃ median separuh atas. Jangkauan = maks − min; jangkauan interkuartil (JAK) = Q₃ − Q₁ mengukur sebaran 50% data di tengah. Data di bawah \( Q_1 - 1{,}5\,\text{JAK} \) atau di atas \( Q_3 + 1{,}5\,\text{JAK} \) dianggap pencilan.
Box plot memudahkan membandingkan dua kelompok: bandingkan median (pusat) dan lebar kotak (sebaran).
3. Memilih dan membaca diagram
- Diagram batang: data kategori. Diagram garis: perubahan menurut waktu. Histogram: sebaran data numerik berkelompok. Dot plot: data numerik sedikit. Diagram pencar: hubungan dua variabel numerik.
- Persentase perubahan = \( \dfrac{\text{baru} - \text{lama}}{\text{lama}} \times 100\% \). Kenaikan terbesar dalam jumlah belum tentu kenaikan terbesar dalam persen.
- Waspadai grafik yang sumbu tegaknya tidak dimulai dari nol — perbedaan kecil tampak besar.
✏️Contoh soal
Titik tengah: 55,5; 65,5; 75,5; 85,5; 95,5.
Median: data ke-20 di kelas 71–80 (kumulatif sebelumnya F = 14), \( t_b = 70{,}5 \), p = 10: \( Me = 70{,}5 + \dfrac{20 - 14}{14} \cdot 10 \approx 74{,}8 \).
Modus: kelas 71–80, \( d_1 = 4 \), \( d_2 = 6 \): \( Mo = 70{,}5 + \dfrac{4}{10} \cdot 10 = 74{,}5 \).
📝Latihan
Kerjakan di kertas, lalu buka jawabannya.
1. Tentukan Q₁, Q₂, Q₃ dari data 3, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 12.
2. Hitung jangkauan interkuartil data nomor 1.
3. Rata-rata 9 siswa 70. Satu siswa bergabung dan rata-ratanya menjadi 72. Berapa nilai siswa itu?
4. Penjualan naik dari 200 menjadi 260 unit, lalu dari 260 menjadi 325 unit. Kenaikan mana yang lebih besar dalam persen?
5. Kelas A: median 70, JAK 10. Kelas B: median 70, JAK 25. Apa artinya?
6. Diagram apa yang paling tepat untuk menunjukkan suhu harian selama sebulan?
🎯Latihan TKA untuk topik ini
Soal-soal berikut dari latihan TKA Matematika SMA menguji materi di halaman ini. Kerjakan langsung di halaman soal, lalu buka pembahasannya.
- Paket 1 · Soal 21 PGK MCMA — Menginterpretasikan data yang disajikan dalam diagram batang dan menghubungkannya dengan ukuran pemusatan.
- Paket 1 · Soal 23 PGK Kategori — Menganalisis ukuran pemusatan data kelompok yang disajikan dalam histogram.
- Paket 2 · Soal 21 PG — Menginterpretasikan diagram garis untuk menentukan persentase kenaikan terbesar.
- Paket 2 · Soal 22 PGK MCMA — Menentukan dan membandingkan rata-rata, median dan modus data kelompok dari tabel distribusi frekuensi.